Wali Kota Bekasi Terima JICA Dalam Rangka Penerapan Biocord di Kota Bekasi.

- Redaksi

Rabu, 5 Desember 2018 - 05:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Kunjungan Balasan JICA (JAPAN INTERNATIONAL COORPERTAION AGENCY) ke Kota Bekasi yang diterima langsung oleh Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi, Kepala Bappeda Kota Bekasi, Dinar Faisal Badar, Kepala Bidang Sumber Daya Air DBMSDA, Yudianto, Kepala Seksi Pwngawasan Bina Marga dan Pengujian, Deny Aprilia serta segenap pendamping yang okut dalam kunjungan kerja dari JICA ke Kota Bekasi.

Penerapan proses Biocord yang telah berhasil di Jepang, dan ingin di terapkan di Kota Bekasi.

Kota Bekasi menjadi pilot project pertama dalam penerapan metode Biocord. Sebelumnya Wali Kota Bekasi Dr. Rahmat Effendi didampingi Plt Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi, Arief Maulana telah memenuhi undangan dari Pihak JICA (Japan International Coorperation Agency) untuk melihat beberapa proyek penerapan Biocord di Jepang (17/11/18).

Baca Juga :  Plt. Wali Kota Bekasi Pimpin Rapat Evaluasi Reformasi Birokrasi Tematik

Metode Biocord merupakan teknologi pemurnian air, untuk menjaga kualitas air dan lingkungan dari pencemaran limbah rumah tangga maupun industri. Kegiatan luar daerah yang dilakukan Walikota Bekasi dimaksudkan Pemerintah bersama sektor swasta dalam rangka penyebarluasan teknologi Jepang untuk sistem  perbaikan lingkungan air perkotaan.

Ini merupakan kunjungan yang dilakukan pihak JICA ke Kota Bekasi, setelah sebelumnya pada beberapa waktu lalu,  Wali Kota Bekasi memenuhi undangan pihak JICA untuk datang ke Jepang untuk melihat beberapa progres penerapan BIOCORD.

Hadir dari JICA yakni Cahya Koichi SUZUKI, Toshihisa KINOSHITA, Hideyuki SUZUKI , Hitoshi NEGISHI dan Hiroyaka HIYAMA, juga di dampingi transalater dari pihak jepang

Kunjungan di mulai dari Poulder Air Galaxy, yang merupakan titik awal dari kunjungan pertama dan termasuk salah satu tandon air yang sedang dalam tahap pelebaran.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPD Partai Gelora Kota Bekasi : Jangan Berkelit, Jangan Mencla-mencle

Wali Kota mengintruksikan pada kepala uptd setempat agar segera mengangkat sampah sampah yanga da di dalam poulder air galaxy, terlihat memang di pimggirannya banyak tumbuhan menjalar yang merusak tatanan keindaham dari tandon tersebut.

Kunjungan kedua, Poulder air Dekat taman Cikas, yang merupakan tandon yang lumayan luas dengan dimaksudkan agar mengurangi dampak banjir di wilayah tersebut, dan juga memang wilayah tersebut langganan banjir di tiap tahunnya.

Di Poulder Perumahan IKIP, Wali Kota menjelaskan pada tahun tahun sebelumnya, Perumahan IKIP setiap kali banjir sampai 2 meter lebih, setelah di bangun tandon air mengalami dampak pengurangan dengan sebetis kaki orang dewasa, ini merupakan tahapan yang bagus begitu dijelaskan, dan di depan rumah tepat di Tandon IKIP terlihat tanggul untuk menahan daya air masuk ke dalam rumah telah rampung.

Baca Juga :  Bikin Heboh, Kontruksi Kantor Desa Greged Kokoh Hingga 30 Tahun

Kunjungan terakhir di Poulder air Pengasinan, ini juga termasuk salah satu langganam banjir untuk komplek Pondok Hijau Permai, dan tiap kali banjir, petugas harus membuka dari mesin penyedot airnya.

Wali Kota mengatakan bahwa pembangunan tandon air ini memang sudah direncanakan sejak Wakil Wali Kota sekarang, Dr. Tri Adhianto masih menjadi Kepala Dinas PUPR dan telah di canangkan beberapa titik tandon air. Telah rampung juga di Aren Jaya yang begitu luas disatukan dengan Danau.

Wali Kota juga berharap atas kunjungan ini, bisa menghasilkan ide ide yang bisa membangun di Kota Bekasi.(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 2,7 Juta Liter Air Bersih, 28 Ribu Warga Terdampak Kekeringan
Asap Tebal Selimuti Akses Delta Silicon, Damkar Bekasi Berjibaku 5 Jam Padamkan Kebakaran Bukit Cinta
DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan
Pemkot Bekasi Perkuat UMKM Lewat Pelatihan Pengurusan Izin BPOM, Harris Bobihoe Dorong Produk Naik Kelas
Sawah Bekasi Terancam Kekeringan, Asep Surya Atmaja Turun Gunung: Alat Berat Siap Dikerahkan!
Pemkab Bekasi Resmi Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi ke-76, Usung Semangat Bangkit Bersama
DLH Kabupaten Bekasi: Dokumen UKL-UPL PT Glow Industri Herbal Care Belum Diproses, DPRD Siap Panggil Dinas Terkait
Warga Taman Persada Raya Bikin 1.000 Lubang Biopori, Wali Kota Bekasi: Ini Contoh Nyata Hadapi Kemarau

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:52 WIB

BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 2,7 Juta Liter Air Bersih, 28 Ribu Warga Terdampak Kekeringan

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:44 WIB

Asap Tebal Selimuti Akses Delta Silicon, Damkar Bekasi Berjibaku 5 Jam Padamkan Kebakaran Bukit Cinta

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:33 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:45 WIB

Pemkot Bekasi Perkuat UMKM Lewat Pelatihan Pengurusan Izin BPOM, Harris Bobihoe Dorong Produk Naik Kelas

Senin, 27 Juli 2026 - 16:01 WIB

Sawah Bekasi Terancam Kekeringan, Asep Surya Atmaja Turun Gunung: Alat Berat Siap Dikerahkan!

Berita Terbaru

Pertemuan penuh keakraban antara Hotman Paris Hutapea, perwakilan PWI Pusat, dan tokoh pers nasional dalam suasana makan siang di Jakarta. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri polemik demi menjaga persatuan Indonesia serta memperkuat soliditas insan pers.

Jakarta

PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik

Selasa, 28 Jul 2026 - 17:31 WIB