Wali Kota Bekasi Sosialisasikan Kenaikan NJOP PBB

- Redaksi

Jumat, 24 Mei 2019 - 00:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Walikota Bekasi Dr. Rahmat Effendi meninjau lokasi obyek pajak SPPT terkait kenaikan NJOP PBB yang berada di Kelurahan Perwira Kecamatan Bekasi Utara tepatnya di Jl. Muchtar Tabrani di dampingi Camat Bekasi Utara, Lukmanul Hakim.

Dalam tinjauannya, Walikota Bekasi jelaskan kepada warga yang mempunyai kediaman yang dihuni terkait dengan kenaikan pajak, ia memaparkan dulu NJOP Rp. 600.000, kini naik menjadi Rp. 1.030.000 yang sebelumnya rumahnya tidak masuk ke dalam pajak, kalaupun ibu ingin menjual rumahnya, semisalkan  harga per meter sekitar sekarang bisa kena  Rp. 2 juta sampai 3 juta, jadi ngga ada kenaikan pajak sampai 300%, beliau jelaskan.

Baca Juga :  Tingkatkan Keamanan, JM Lakukan Rekonstruksi Rigid Pavement di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Rahmat Effendi sengaja keliling kerumah rumah warga untuk mensosialisasikan tentang Kenaikan SPPT NJOP di Kota Bekasi, agar tidak salah menilai dari warganya, maksud dan tujuannya pun disampaikan. Lurah dan Camat setempat pun ditugaskan seperrti itu, turun langsung ke warga, sosialisasikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya di Bekasi Utara, Wali Kota Bekasi juga menjelaskan juga tentang kenaikan NJOP milik warga, di Kampung Dua Gang Aman Rt.06/01 Kelurahan Jakasampurna Kecamatan Bekasi Barat pun tetap menjelaskan mengenai faktor kenaikan pajak tersebut. Sesampainya di rumah warga, walikota Bekasi langsung nenjelaskan terkait kenaikan NJOP PBB saat ini, dengan kisaran kenaikan 30% dan harga jual tanah permeter sekitar 3 juta. 

Baca Juga :  Pj Bupati Dedy Supriyadi : Selama Bertanding Para Atlit Tunjukkan Kemampuan Optimal

Sempat berdialog antara Walikota Bekasi kepada salah satu warga selaku pemilik rumah keberatan atau tidak dengan kenaikan tersebut, karena dengan pajak ibu nantinya akan digunakan untuk pembiayaan pendidikan, kesehatan dan lainya, namun setelah dijelaskan ibu tersebut merasa tidak keberatan, “kalaupun dijual dengan harga 3 juta per meter tidak mau, apalagi deket tol becakayu”, ucap ibu tersebut.

Sosialisasi ini agar warga bisa mengerti tentang keadaan Kota Bekasi yang ia tinggal, yang nantinya kegunaan dari kenaikan pajak ini akan di kembalikan lagi kepada warganya, seperti pembiayaan Kesehatan melalui Kartu Sehat Berbasis NIK, juga pendidikan gratis bagi yang memiliki buah hati, dan bantuan bantuan sosial lainnya, sehingga yang awalnya dibayarkan oleh warga Kota Bekasi nantinya juga merasakan dari hasil bayar pajak.

Baca Juga :  XL Axiata Berhasil Raih Pertumbuhan Double DigitPendapatan Naik 11%, Laba Bersih Naik 15%

“Intinya, dari warga untuk warga juga, itu yang kita harapkan pengertian dari warga di Kota Bekasi, pembangunan pembangunan juga tentunya dari pajak Kota Bekasi,” jelas Wali Kota.

(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Senin, 1 Juni 2026 - 10:01 WIB

Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:02 WIB

Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

Berita Terbaru