Wakil Ketua DPRD Desak Pemkab Hapus Kabupaten Bekasi Soal Kemiskinan Ekstrem

- Redaksi

Jumat, 8 April 2022 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wakil Ketua DPRD Fraksi PDI Perjuangan, Soleman.

i

Foto : Wakil Ketua DPRD Fraksi PDI Perjuangan, Soleman.

Soleman mengatakan, seharusnya APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2022 dan Tahun 2023 mendatang, sudah memprioritaskan ekonomi kerakyatan. Sehingga, masyarakat mendapatkan penghasilan. Apalagi, bila ada program bantuan UMKM dan bantuan sosial, sudah seharusnya Pemkab Bekasi untuk memaksimalkan Data Presisi.

“Kalau saja saran PDI Perjuangan di maksimalkan untuk data presisi, bantuan sosial dan program ekonomi kerakyatan bisa tepat sasaran. Apalagi, soal bantuan PKH saja, rata-rata orang yang mampu (punya kendaraan dan rumah mewah, red),” katanya.

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Bekasi Godok Raperda Pajak dan Retribusi Daerah

Pria yang menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi ini menyampaikan, Pemerintah Pusat sudah menggulirkan berbagai macam paket bantuan sosial, yang diintegrasikan dengan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bukan hanya memanfaatkan APBN saja, tetapi juga mendorong sumber-sumber pendanaan lainnya dialokasikan untuk program bantuan sosial, seperti dana desa. Lalu, apa yang sudah dilakukan oleh Pemkab Bekasi?,” ketus Soleman.

Baca Juga :  Wakil Ketua II DPRD, Soleman Fokus Membangun Kabupaten Bekasi Lebih Baik Lagi

Pria berkacamata itu sendiri mengungkapkan, Kementerian Dalam Negeri dan Gubernur Jawa Barat juga seharusnya, untuk menempatkan Penjabat Bupati Bekasi yang siap bekerja dan membangun Kabupaten Bekasi. Bukan lagi untuk tebar pesona dan hanya jalan-jalan saja.

“Tambah lagi, dengan krisis pejabat pemerintahan. Berharap Kemendagri dan Gubernur, tidak menempatkan Pj Bupati yang hanya cari muka ke masyarakat, seolah-olah kerja. Tapi tidak ada kerja sama sekali, terkait alokasi APBD Kabupaten Bekasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Bapenda Kabupaten Bekasi Perkuat Tim, Genjot Potensi Pajak di Semua Sektor

Soleman juga mendesak OPD Kabupaten Bekasi untuk efektif langsung memberikan solusi tingkat kemiskinan, apalagi yang ekstrim. Disisi lain, kata dia program bantuan sosial atau UMKM sangat kecil anggarannya, sehingga hanya berdampak sesaat.

“Dari kepala dinas hingga camat dan kepala desa, sudah harus menurunkan kemiskinan ekstrem. Kalau tidak mau memaksimalkan ekonomi kerakyatan, berhenti saja jadi pejabat,” tandas pria berkacamata asal Tambun Selatan tersebut.

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen
Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:11 WIB

Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Berita Terbaru