Komarudin Mengkritisi Sistem Kinerja PPDB Online yang Merugikan Masyarakat

- Redaksi

Senin, 10 Juli 2017 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Wakil Ketua Badan Peraturan Daerah DPRD Kota Bekasi, Komarudin mengkritisi sistem PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) Online SMA – SMK yang dialih kelola oleh provinsi Jawa Barat.

Politisi Partai Golongan Karya tersebut menilai ada masalah besar di dalam seleksi zonasi dan afirmasi PPDB Online termasuk Kota Bekasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat.

“Kami menemukan ketidakadilan PPDB Online lewat data verifikasi faktual, dimana pemegang KIP dan KKS, yang berasal dari SMPN di Cilawu, Garut bisa lolos seleksi, namun pendaftar jalur afirmasi sebanyak 8 orang di tempat domisili sekolah tidak bisa masuk karena poinnya tidak bisa masuk kriteria,” ujarnya, Senin (10/7/2017).

Baca Juga :  Komisi III: Pelanggaran PPDB SMA Nyata Terjadi

Komar mengeluarkan,pernyataan tersebut setelah ditemukannya kejadi para orangtua murid para calon siswa SMKN 2 Ciketingudik berunjuk rasa, menuntut dicabutnya sistem PPDB Online yang dianggap merugikan masyarakat.

Baca Juga :  BFC Kokoh di Puncak Klasemen Usai Kalahkan Borneo

“Ini kan sangat janggal, dimana warga pendaftar jalur afirmasi yang jaraknya hanya sekitar 300 meter dari sekolah tidak bisa masuk, sedangkan pemegang KIP dan KKS meskipun asal sekolah jauh bisa diakomodir,” ungkap Komar.

Dinas Pendidikan Jawa Barat, Komar menilai belum mampu melaksanakan sistem PPDB Online yang mumpuni dan berkeadilan, apalagi banyak warga tidak mampu Kota Bekasi yang dirugikan atas alihkelola ini, “ kata dia.

Baca Juga :  Jelang Idul Fitri, Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi akan Gelar Operasi Pasar Murah

“Ini merupakan gagal sistem di Dinas Pendidikan Jawa Barat, ini merupakan kegagalan provinsi mengurusi tentang pendidikan di Kabupaten dan Kota,”jelasnya.

“Insyaallah, saat Rapat Paripurna kami dari DPRD Kota Bekasi akan kami sampaikan langkah politik sebagai sikap atas PPDB Online yang menuai permasalahan,” tandasnya. (ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Hari Jadi ke-76, Terungkap Era Unik Saat Kabupaten Bekasi Memiliki Dua Penguasa Pemerintahan
BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 2,7 Juta Liter Air Bersih, 28 Ribu Warga Terdampak Kekeringan
Asap Tebal Selimuti Akses Delta Silicon, Damkar Bekasi Berjibaku 5 Jam Padamkan Kebakaran Bukit Cinta
Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran
DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan
Pemkot Bekasi Perkuat UMKM Lewat Pelatihan Pengurusan Izin BPOM, Harris Bobihoe Dorong Produk Naik Kelas
Sawah Bekasi Terancam Kekeringan, Asep Surya Atmaja Turun Gunung: Alat Berat Siap Dikerahkan!
Pemkab Bekasi Resmi Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi ke-76, Usung Semangat Bangkit Bersama

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:05 WIB

Jelang Hari Jadi ke-76, Terungkap Era Unik Saat Kabupaten Bekasi Memiliki Dua Penguasa Pemerintahan

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:52 WIB

BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 2,7 Juta Liter Air Bersih, 28 Ribu Warga Terdampak Kekeringan

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:44 WIB

Asap Tebal Selimuti Akses Delta Silicon, Damkar Bekasi Berjibaku 5 Jam Padamkan Kebakaran Bukit Cinta

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:54 WIB

Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:33 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan

Berita Terbaru