Usulan Terhadap Mochtar Mohamad Ditentang LRJ Kota Bekasi

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Pengusulan terhadap Mochtar Mohamad sebagai calon tunggal Kepala Daerah oleh PDI Perjuangan untuk maju pada Pilkada Kota Bekasi 2018 mendatang mendapat pertentangan dari Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) Kota Bekasi.

Ketua Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) Kota Bekasi, Anton Sutandar menyayangkan keputusan DPC PDIP Kota Bekasi atas keputusan tersebut.”Saya rasa ini bukan keputusan yang benar. Masih banyak kader PDIP lain yang belum terstigma mantan narapidana,” ujarnya.

Diketahui, Mochtar Mohamad merupakan mantan Wali Kota Bekasi yang pernah menjadi narapidana korupsi yang di vonis 6 tahun penjara oleh Mahkaamah Agung pada tahun 2012 lalu.

“Keputusan mengusung Mochtar Mohamad menjadi calon tunggal sangat jelas tidak senafas dengan jalan perubahan Presiden Jokowi dengan REVOLUSI MENTAL yang menjadi road map pemerintahannya,” tuturnya.

Lanjutnya, Seperti diketahui PDIP Perjuangan melalui Ketua Umum Megawati Soekarno Putri selalu menegaskaan di setiap pidatonya bahwa kader yang terlibat dengan korupsi akan diberhentikan dengan tidak hormat hal tersebut merupakan sebagai Nawacita yang menjadi tujuan bernegara.

“Keputusan PDIP Kota Bekasi tak senafas dengan revolusi mental Jokowi. Ini akan menjadi citra buruk juga untuk PDIP di Pilkada 2018 dengan mengusung mantan narapidana korupsi,” tuturnya.

“Oleh karenanya saya mengharap agar DPP PDI Perjuangan dapat melihat dengan cermat atas apa yang usulkan oleh DPC PDIP Kota Bekasi. Karena hal tersebut akan dapat menciderai hati dan nurani publik secara luas khususnya warga Kota Bekasi dan pastinya juga akan berdampar buruk kepada citra PDIP,” sambungnya.

Lanjutnya, sebagai relawan Jokowi yang selama ini dekat dan bersimpati terhadap partai, maka dirinya sangat menyayangkan jika PDIP merekomendasikan mantan Narapida Koruptor.

“Keputusan itu harus dikaji ulang agar citra PDIP tidak dicederai hanya karena sahwat seseorang ingin maju di Pilkada,” tandasnya.(Ziz/RJN)

Comment