RakyatJabarNews.com, Bekasi – Keluarga adalah benteng utama menangkal perilaku menyimpang seperti transgender. Demikian disampaikan Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapperda) DPRD Kota Bekasi Uri Huryati.
Lantaran pentingya peran keluarga, maka Pemkot Bekasi bersama Bapperda DPRD Kota Bekasi tahun 2017 lalu membentuk Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketahanan Keluarga.
“Kita punya perda ketahanan keluarga karena kita tahu peran keluarga sangat vital. Termasuk untuk menangkal prilaku menyimpang seperti transgender,” kata dia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Soal transgender sendiri kata dia, keluarga memiliki peran penting untuk bisa mencegah hal itu. Sehingga ia berpesan agar keluarga tidak boleh abai, terutama orangtua.
Orangtua lanjutnya, tidak boleh cuek terhadap anak-anaknya. Setiap anak-anak harus diawasi dengan ketat sebagai upaya pencegahan dari prilaku menyimpang.
“Sesibuk apapun kita, kita tidak boleh cuek. Kita harus tau anak kita. Mereka bermain dengan siapa, apa yang ia tonton dan baca, kita wajib tau,” kata dia.
Apalagi, penyebaran hal-hal negatif dewasa ini sangat mudah seiring pesatnya perkembangan teknologi digital dan sosial media (sosmed).
“Sosmed ini perlu diwaspadai. Karena hal-hal negatif banyak tersebar melalui sosmed. Tanpa sadar mempengaruhi prilaku anak-anak kita,” kata dia.
Selain itu, keluarga juga harus bisa melakukan diteksi dini, jika ada anggota keluarganya yang memiliki kecenderungan memiliki prilaku transgender.
Uri, menceritakan pengalamanya, bahwa keluarga jauhnya, ada yang memiliki kecenderungan transgender. Beruntungnya, semua keluarga langsung merespon dengan cepat.
“Jadi anak ini laki-laki tapi ada kecenderungan mengarah menjadi wanita, mulai dari suka mengoleksi pakaian wanita. Dari situ keluarga langsung proteks, menjauhkan anak tersebut dari hal-hal itu. Salah satunya mendorong sang anak yang saat itu sudah dewasa untuk menikah. Alhamdulillah sekarang dia sudah menikah dan punya keturanan dia pun selamat,” cerita Uri.
Selain keluarga, agama juga memiliki peran penting untuk menghalau prilaku menyimpang. Dengan pemahaman agama yang kuat dan senantiasa dekat dengan Tuhan, maka seseorang akan senantiasa berbuat benar dan tidak melakukan hal-hal yang dilarang agama.
“Senantiasa dekat dengan Allah. Insya Allah itu akan menghindarkan kita dari prilaku yang buruk dan perbuatan menyimpang,” pungkasnya. (red/RJN)









