Tri juga mengapresiasi beberapa siswa yang telah berprestasi di bidang olahraga sebelumnya dalam tingkat provinsi, maupun nasional. Tri menambahkan arti dibalik Tut Wuri Handayani sangat penting dilestarikan.
“Arti dari Tut Wuri Handayani juga menjadi tugas serta tanggung jawab guru-guru maupun kepala sekolah untuk melestarikannya,” tambahTri.
Dalam meramaikan serta membangun suasana dalam upacara pembukaan olimpiade olahraga tersebut, Tri juga mengajak para siswa yang menjadi peserta upacara untuk menjawab beberapa quiz mengenai materi-materi tingkat sekolah seperti menyanyikan lagu garuda pancasila, waktu lagu Indonesia Raya dinyanyikan pertama kali, serta beberapa pertanyaan mengenai Perang Diponegoro.
Kegiatan ditutup dengan prmukulan Gong sebagai tanda diresmikan dan dimulainya kegiatan O2SN. (*)
Halaman : 1 2











