RJN, Bekasi – Sebagai seorang RT sangat sedih bila ada warganya kurang mampu atau dibawah digaris kemiskinan, salah satu warga keluarga Bapak Muslim adalah warga penduduk Perumahan Gramapuri Tamansari yang dbilang saat ini ekonomi kurang memadai.
sebelum renovasi.
Tafep Hariyanto Selaku RT 003 RW 037 Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bèkasi, menjelaskan memang waktu saya menjadi warga biasa sebelum saya menjadi RT, saya dan beliau memang berdekatan rumahnya dibelakang kamu, disaat itu beliau memang kerja tapi tutup kemungkinan kondisi beliau sangat berbeda, yang membuat hati saya empatik beliau mempunyai istri dan anak 6,” paparnya kepada rakyatjabarnews.com, Rabu (17/10/2018).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
sesudah renovasi.
” Kami mempunyai program peduli bedah rumah untuk warganya, meski dana atau donasi tersebut patungan dengan warga disni, contohnya plafon,jendela, pagar, keramik,kusen dan juga ada berupa uang tunai,” jelasnya pak RT.
Lanjutnya, Indah Fitriani selaku Ibu RT juga menambahkan, emang ini bukan wewenang pemerintah daerah ataupun pusan dalam bedag rumah, karena kami tidak mempunyai kapasitas tersebut,” kami buat program unggulan Bedah rumah.
” ini program internal kami sebagai RT, alhamdullilah hati warga perumahan disini sangat tergerak hatinya untuk Bapak Muslim yang kurang mampu.” kata Iin selaku Ibu RT.
Kata Ibu RT, kami mempunyai moto Rukun,Ramah,Reponsif (R3) dari 2013 hingga sekarang masih berjalan motor itu, saat disinggung pertanyaan pemerintah daerah disini, saya kurang jelas mengenai rutilahu untuk warga bekasi.
” syratanya seperti apa, arahnya kemana? saya juga juga belum tahu sentuhan arahnya kemana, sedangkan aplikasinya saja tidak tahu seperti apa.”
Menurut Tafep, program Rutilahu ini menghabiskan dana sekitar Rp. 32 juta berupa uang sendangkan bantuan berupa bahan yatu kanopi, keramik, kussen, plappot dan jendela dan.daunnya kalau dikisarkan Rp. 42 juta untuk merenovasi rumah keluarga Bapak Musim, “jelasnya.
” Profesi dia sekarang adalah marbot masjid dan odong-odong, maka dari itu warga disini terus membantu hingga ekonomia dia stabil.”
Begitupun penduduk warga disini bergotong royong,bahu-membahu membantu membangun rumah Bapak Muslim,” ada juga warga disini yang beda RT membantu dan berikan donasi berupa bahan,” paparnya.
Da Alhamdulilah bantuan tersebut bukan dari disni saja, kemarin ada dari Ketua Saleem Foundation, Ibu Filivhiena Andalusia Faisol memberikan bantuan juga berupa perabotan rumah tangga dan lainnya,” jelasnya Tafep.
Saat diwawancarai kediaman Bapak Muslim selaku warga yang menerima bantuan bedah rumah ini, saya tidak menyangka mendapatkan perhatian yang luar biasa dari berbagai pihak, ketika kondisi ekonomi yang sedang terpuruk dan kondisi rumah yang tidak layak huni mendapatkan bantuan rutilahu.
Masih menurut Muslim (47), ingin menyelamatkan ekonomi keluarga agar anak anaknya bisa tetap makan dan mendapatkan penghidupan yang layak.
“Alhamdulillah berkat karunia Allah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih pada warga dan Ketua RT serta pihak lainya yang telah membantu. Kami akan terus berjuang untuk menafkahi keluarga, “tutupnya. (ziz/rjn)









