Tradisi Babarit, Cara Warga Desa Linggasana Kuningan Buang Sial

- Redaksi

Senin, 19 Agustus 2019 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Kuningan– Tradisi kebudayaan lokal Babarit yang dianggap sebagian warga masyarakat bertujuan mengusir segala mara bahaya dan malapetaka, ternyata masih dilestarikan warga masyarakat Desa Linggasana Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan. Budaya babarit ini diawali dengan arak-arakan warga sembari membawa tumpeng hias.

Selain tradisi Babarit, warga juga dihibur dengan pementasan wayang kulit yang digelar pemerintah desa setempat. Warga juga menikmati makan bersama dengan sajian menu yang dibawa masing-masing warga, yang sebelumnya dikumpulkan dan dihidangkan secara bersamaan.

Baca Juga :  Potensi Wisata Kabupaten Cirebon Belum Dapat Dimaksimalkan

Kepala Desa Linggasana, Heni Rosdiana menuturkan, bahwa tradisi Babarit ini menjadi agenda rutin setiap tahun untuk dilestarikan. Nilai yang terkandung pada tradisi ini adalah ungkapan syukur atas keselamatan bagi warga desa.

“Alhamdulillah, tradisi ini sebagai wujud syukur kami terhadap Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberi. Kita juga memohon agar dihindarkan dari segala bahaya dan malapetaka yang mengancam warga Desa Linggasana, umumnya seluruh rakyat Indonesia,” terangnya.

Baca Juga :  Car Free Day Pemkot Bekasi Warnai Berbagai Kesenian dan Budaya

Dia menjelaskan, bahwa Babarit berarti ngabubarkeun wewerit yang mempunyai arti bahasa mengusir penyakit. Kegiatan tradisi Babarit juga berarti memohon perlindungan Tuhan YME untuk menyingkirkan segala petaka yang mengincar warga.

“Apalagi sekarang menghadapi musim kemarau kering, semoga tradisi Babarit ini bisa menghindarkan warganya dari bencana kekeringan. Tidak ada ritual khusus, hanya berdoa kepada Allah SWT yang dipimpin oleh pemuka agama desa dilanjutkan makan-makan seluruh warga menikmati hidangan yang disediakan juga oleh warga,” terangnya.

Baca Juga :  HUT ke-2 Tahun, Penalis Gelar Festival Bulan Bahasa

Disisi lain, pihaknya juga mengadakan pagelaran seni wayang kulit sebagai hiburan bagi warga masyarakat. Pagelaran wayang kulit Ringgit Purwa Dua ini mendatangkan dalang Eman Rukman dari Kabupaten Majalengka.

“Sejak jaman dulu setiap kegiatan Babarit disini menghadirkan hiburan wayang kulit. Ini kami pertahankan dan tidak menggantinya dengan wayang golek atau hiburan lainnya, untuk mempertahankan tradisi,” pungkasnya.

(ing/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terbaru

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, H. Bodin, memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (16/7/2026).

Pemerintahan

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:48 WIB

Kerjasama Hubungi Kami