Teti Meirawati Bingung Jalanan Banyak yang Rusak

- Redaksi

Selasa, 23 Januari 2018 - 19:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kondisi jalan raya di Wilayah Cirebon Timur yang umumnya mengalami rusak berat menjadi dilema bagi Dinas PUPR Kabupaten Cirebon. Jalan yang berlubang berkilo-kilometer membutuhkan anggaran yang besar. Sedangkan wilayah kabupaten yang begitu luas, menjadi kendala dinas terkait dalam memperbaiki kondisi badan jalan yang kian hari kian rusak berat dan dikeluhkan masyarakat Kabupaten Cirebon.

Jalan raya yang sempat membuat terkejut Wakil Gubernur Dedi Mizwar saat kunjungan ke Desa Tanjunganom, merupakan salah satu jalan milik Pemda Kabupaten Cirebon yang sudah lebih dari Lima tahun tidak tersentuh Pemeliharaan jalan ataupun peningkatan jalan.

Baca Juga :  Dishub Kabupaten Cirebon Pastikan Pembukaan Pintu Tol Ciledug Siap

Saat ditemui seusai meninjau lokasi pintu keluar Tol Ciledug, Kepala Bidang Pemeliharaan jalan Dinas PUPR Teti Meirawati, merasa bingung dengan kondisi jalan kabupaten yang mengalami kerusakan berat di berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon. Padahal, anggaran yang dikelolanya tidak sebanding dengan anggaran untuk pemeliharaan jalan Rusak di Kabupaten Cirebon.

“Kami di Bidang Pemeliharaan jalan hanya mendapatkan anggaran sebesar 19 milyar, sedangkan untuk pemeliharaan rutin jalannya hanya 10 milyar,” jelasnya saat ditemui awak media, Selasa (23/1).

Teti melanjutkan, pihaknya juga berusaha semampunya dalam pemeliharaan jalan, karena masyarakat acapkali mengeluh dengan kondisi jalan rusak. Padahal, dalam pemeliharaan jalan seharusnya menangani kerusakan yang 5%. Pada kenyataannya, jalan rusak berat yang memerlukan anggaran besar seperti peningkatan jalan.

Baca Juga :  Menjadi Kapolres Cirebon Kota yang Baru, ini Harapan AKBP Roland Ronaldy

“Jika dalam kelas tinju, kami ini di Bidang Pemeliharaan jalan itu kelas bulu. Karena anggaran yang kami terima sangat kecil jika dibandingkan dengan wilayah kerja yang luas dan kondisi jalan yang rusak berat,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana NTT
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Naik Panzer Anoa Gratis! Pameran Alutsista TNI Bikin Anak-anak Antusias di Bekasi
Warga Sambut Taman Ruang Terbuka Hijau di Wisma Jaya
Pemkot Bekasi Gandeng IROPIN, 300 Siswa SMPN 54 Dapat Kacamata
Bikin Bangga! 83,10 Persen Pemuda Bekasi Ternyata Tak Merokok, Tertinggi di Jabar
Ada Pesan Khusus Presiden Prabowo untuk Putra Sayuti Melik, Wawali Bekasi Datang Langsung
Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Naik Panzer Anoa Gratis! Pameran Alutsista TNI Bikin Anak-anak Antusias di Bekasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Warga Sambut Taman Ruang Terbuka Hijau di Wisma Jaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Pemkot Bekasi Gandeng IROPIN, 300 Siswa SMPN 54 Dapat Kacamata

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:45 WIB

Bikin Bangga! 83,10 Persen Pemuda Bekasi Ternyata Tak Merokok, Tertinggi di Jabar

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami