Teti Meirawati Bingung Jalanan Banyak yang Rusak

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kondisi jalan raya di Wilayah Cirebon Timur yang umumnya mengalami rusak berat menjadi dilema bagi Dinas PUPR Kabupaten Cirebon. Jalan yang berlubang berkilo-kilometer membutuhkan anggaran yang besar. Sedangkan wilayah kabupaten yang begitu luas, menjadi kendala dinas terkait dalam memperbaiki kondisi badan jalan yang kian hari kian rusak berat dan dikeluhkan masyarakat Kabupaten Cirebon.

Jalan raya yang sempat membuat terkejut Wakil Gubernur Dedi Mizwar saat kunjungan ke Desa Tanjunganom, merupakan salah satu jalan milik Pemda Kabupaten Cirebon yang sudah lebih dari Lima tahun tidak tersentuh Pemeliharaan jalan ataupun peningkatan jalan.

Saat ditemui seusai meninjau lokasi pintu keluar Tol Ciledug, Kepala Bidang Pemeliharaan jalan Dinas PUPR Teti Meirawati, merasa bingung dengan kondisi jalan kabupaten yang mengalami kerusakan berat di berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon. Padahal, anggaran yang dikelolanya tidak sebanding dengan anggaran untuk pemeliharaan jalan Rusak di Kabupaten Cirebon.

“Kami di Bidang Pemeliharaan jalan hanya mendapatkan anggaran sebesar 19 milyar, sedangkan untuk pemeliharaan rutin jalannya hanya 10 milyar,” jelasnya saat ditemui awak media, Selasa (23/1).

Teti melanjutkan, pihaknya juga berusaha semampunya dalam pemeliharaan jalan, karena masyarakat acapkali mengeluh dengan kondisi jalan rusak. Padahal, dalam pemeliharaan jalan seharusnya menangani kerusakan yang 5%. Pada kenyataannya, jalan rusak berat yang memerlukan anggaran besar seperti peningkatan jalan.

“Jika dalam kelas tinju, kami ini di Bidang Pemeliharaan jalan itu kelas bulu. Karena anggaran yang kami terima sangat kecil jika dibandingkan dengan wilayah kerja yang luas dan kondisi jalan yang rusak berat,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Comment

No More Posts Available.

No more pages to load.