Terkait Insiden Lempar Kursi dalam Rakercabsus PDIP Kota Cirebon, Ini Kata Bamunas-Edo

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Turunnya rekomendasi Bamunas S Boediman dan Effendi Edo oleh DPP PDI Perjuangan, ternyata banyak pengurus DPD PDIP Kota Cirebon yang kecewa dengan keputusan tersebut. Pasalnya, banyak di antara mereka yang tidak menyukai sosok Bamunas.

Hal tersebut terlihat dalam Rakercabsus (Rapat Kerja Cabang Khusus) PDI Perjuangan Kota Cirebon di Hotel Zamrud, Jl. Wahidin Kota Cirebon hari Senin (8/1). Setelah Ketua DPC PDIP Kota Cirebon Edi Suripno berpidato, Bendahara PAC Lemahwungkuk Ralim membanting kursi sebagai aksi protesnya terhadap rekomendasi tersebut.

Tak hanya itu, banyak juga kursi untuk tamu undangan yang masih kosong. Bahkan, setelah dilakukan penyerahan Surat Rekomendasi, Ralim menyalami Bamunas dan Edo sambil melontarkan kata-kata, “Semoga kalah.”

“Saya juga sakit hati!” teriaknya usai menjabat tangan.

Suasana sempat memanas. Namun, akhirnya bisa diredam kembali setelah Ralim ditenangkan oleh beberapa pengurus.

Menurut Bamunas S Boediman selaku Calon Walikota Cirebon yang sudah direkomendasikan, insiden tersebut bukan yang pertama kalinya dia alami. Di pemilihan sebelumnya, dia bahkan pernah mengalami hal yang lebih parah.

“Saya sudah biasa. Bukan hal yang aneh,” jelasnya saat ditemui awak media.

Sebagai kader partai, Oki, sapaan akrabnya hanya bisa menjalankan saja. Jadi, apapun yang sudah diputuskan oleh DPP PDIP, maka tak hanya dia saja yang menjalani, tapi juga seluruh pengurus partai demi meraih kemenangan.

Sedangkan menurut Effendi Edo selaku Calon Wakil Walikota Cirebon, insiden tersebut termasuk wajar. Sebab, pasti ada saja riak-riak kecil dalam dunia politik. Meskipun begitu, dirinya tidak bisa berkomentar terkait insiden tersebut.

“Ini baru pertama kali saya alami. Tapi, saya tetap biasa saja,” ujar ipar dari mantan walikota Cirebon almarhum Ano Sutrisno ini.(Juf/RJN)

Comment