Sukaryadi: Prihatin, Warga Desa Belawa Belum Teraliri Listrik Serta Tidak Punya KK

- Redaksi

Kamis, 28 Desember 2017 - 18:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Mendapat informasi dari warga tentang tak adanya listrik yang mengaliri rumah salah seorang warga, sosok Sukaryadi yang notabene Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang menjabat Ketua Badan Kehormatan (BK DPRD) ini langsung meluncur ke alamat Warga di RT 03 RW 03 Blok C Gang Cikembang Desa Belawa Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon untuk meninjau langsung kondisi yang sebenarnya.

Saat ditemui di kediaman keluarga Suha atau biasa disapa Uha, Sukaryadi mengatakan sangat prihatin karena masih ada keluarga selama belasan tahun hidup dalam kegelapan dan tidak teraliri listrik. Dan hal itu sungguh aneh karena masih menemui warga yang memiliki KTP elektrik dari tahun 2012 namun tidak memiliki Kartu Keluarga (KK) sampai saat ini.

Baca Juga :  MPO ATMI, Unit Fasilitator Pendamping Pengembangan Inovasi Daerah

“Saya bener-bener geleng-geleng kepala karena ada keluarga yang belasan tahun hidup dalam gelap tidak teraliri listrik. Padahal banyak tetangga di sini, ditambah lagi keluarga ini sudah memiliki e-KTP dari tahun 2012, tapi tidak memiliki Kartu Keluarga KK,” jelas yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi dan Ketua Partai NasDem Kabupaten Cirebon ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih menurut Sukaryadi, bagaimana Pemerintah Daerah atau Pusat menerima pengajuan untuk program Rutilahu atau listrik gratis jika dokumen penting seperti KK tidak ada. Karena syarat utama bantuan dari Pemerintah atau Partai politik memerlukan legalitas kependudukan.

Baca Juga :  Kronologi 2 Anggota PJR di Tembak OTK di Tol Kanci-Pejagan

“Jika seperti ini, bagaimana Pemerintah Pusat dan Daerah menerima pengajuan bantuan baik itu program listrik gratis ataupun RutiLahu jika dokumen yang sangat penting seperti KK saja tidak punya. Padahal menurut pengakuan dari keluarga ini, sudah 3 kali meminta kepada Kaur Pemerintahan Desa setempat namun tidak kunjungan jadi dokumen KK-nya,” tuturnya.

Ditambahkan Sukaryadi, untuk membantu secara pribadi pun siap agar keluarga ini mendapatkan aliran listrik. Namun untuk mendaftarkan keluarga Uha ke PLN membutuhkan dokumen KK. Sehingga saya minta Kepada Pemerintah Desa setempat untuk segera menguruskan dokumen KK warganya.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Menjenguk Bayi Bernama Bhayangkari Ramadniya

“Karena Keluarga Pak Uha ini sudah terdaftar sebagai penerima manfaat JKN/KIS dan KIP, maka partai tidak bisa tumpang tindih. Saya sudah meminta kepada Kepala Dusun setempat agar secepatnya membereskan dokumen KK, paling telat hari Senin nanti. Jika tidak beres, maka saya turun sendiri ke kecamatan untuk mengurus. Dan secara pribadi, Insya Allah masih mampu untuk membiayai pemasangan listrik ke PLN,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB