Bank BNI, Warga Curug Wetan Butuh Mesin EDC

- Redaksi

Kamis, 25 Oktober 2018 - 21:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon– Kuwu Desa Curug Wetan Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat, Jaenudi, SH mengharapkan adanya perubahan data pada warganya dalam penerimaan distribusi bantuan pangan non tunai (BPNT).

Hal tersebut diungkap oleh Kuwu Jaenudin, karena tidak hanya dirasakan dirinya saja, melainkan hampir seluruh Pemerintahan Desa yang ada di Kabupaten Cirebon.

Adanya kecemburuan sosial pada masyarakat menjadi persoalan dengan data dan survey sembarangan kareba penerimaan ada yg layak dan ada yang tidak layak.

” Saya harap masyarakat jujur saat di survey data penghasilan oleh petugas,” ungkapnya.

Kuwu Jaenudin menambahkan, yang jadi persoalan sekarang kami membutuhkan mesin EDC untuk pencairan BPNT kepada Warga yang berhak.

Baca Juga :  Peringati Hari Gerak Bhayangkari, Polsek Lemahabang Bantu Masyarakat Membuat Akta Lahir

” Ini urgen, pihak bank BNI harus bertanggung jawab untuk pencairan ini. Ini yang menjadi persoalan dilapangan Barang sudah datang pencairan belum dilaksanakan, padahal Pihak Bank BNI dan Dinas Sosial kan sudah ada Mou untuk pencairan BPNT,” jelasnya Kuwu Jaenudin.

Bahkan beberapa waktu lalu lanjut Kuwu Jaenudin, bersama Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC) pernah menggelar diskusi bersama Dinas Sosial terkait mekanisme pendataan dan distribusi BPNT.

Baca Juga :  Pemasangan Patok Trase Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Dimulai, Jasa Marga Targetkan Konstruksi Di Agustus 2021

Terkait urusan BPNT, dipaparkan Jaenudin seluruh urusan pendataan dan persoalan teknis lainnya dikerjakan langsung oleh tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK).

β€œPemdes merasa bingung barang sudah menumpuk didesa tapi pencairan belum dilaksanakan. Kami harap Bank BNI segera mengirim Mesin EDC untuk pencaiaran, “tutupnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB