Sudah Dipecat, Dirut Garuda Ari Askhara Juga Terancam Pidana

- Redaksi

Sabtu, 7 Desember 2019 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut Garuda Ari Askhara.

i

Dirut Garuda Ari Askhara.

RJN, Jakarta – Tak cuma dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara juga terancam pidana. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir menegaskan, selain mencopot Ari Askhara sebagai Dirut Garuda Indonesia, ia juga kan terus mengusut skandal penyelundupan sepeda motor Harley Davidson di pesawat Garuda sampai tuntas.

Menurut Erick, kasus ini harus dituntaskan secara hukum karena telah merugikan negara, dan diduga juga melibatkan oknum lain. “Jadi bukan hanya perdata tapi juga pidana. Ini yang memberatkan,” ujar Erick Thohir di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, seperti dilansir tempo, 5 Desember 2019.

Erick Thohir mengungkapkan, temuan itu berawal dari laporan Komite Audit yang menunjukkan adanya kesaksian tambahan bahwa I Gusti Ngurah Askhara diduga merupakan pemilik sepeda motor Harley Davidson yang diselundupkan melalui pesawat A300-900 neo. Pemesanan itu didului dengan komitmen pembayaran awal, skema pembayaran ini dilakukan melalui transfer dari Ari ke nomor rekening Finance Manager Garuda Indonesia di Amsterdam.

Baca Juga :  Perkuat Solusi Keamanan SiberXL Axiata Dukung Kolaborasi ITSEC Asia - DEFEND IT360 Luncurkan Solusi IntelliBroń

“Infonya AA telah menginstruksikan (bawahannya) untuk mencari motor klasik Harley Davidson tipe Shovelhead tahun 70-an pada Tahun 2018,” ujar Erick Thohir.

Untuk memuluskan proses pemesanan itu, Ari meminta bantuan seseorang berinisial IJ. IJ diduga merupakan petinggi Garuda Indonesia yang namanya ada dalam manifes penumpang pesawat pengangkut kargo gelap GA 9721 A300-900 Neo yang terbang perdana dari Prancis menuju Jakarta. IJ membantu proses pengiriman barang dari luar negeri hingga tiba di Jakarta.

Menyusul skandal penyelundupan Harley Davidson secara sistematis oleh Garuda Indonesia, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga telah melayangkan surat sanksi administrasi kepada maskapai pelat merah itu. Sanksi diberikan akibat tindakan Direktur Utamanya, Ari Askhara yang melakukan penyeludupan onderdil motor Harley Davidson dan barang mewah lainnya bernilai miliaran rupiah.

Baca Juga :  Nyumarno Semprot Kinerja Dinas PUPR Kabupaten Bekasi

“Karena barang itu tidak tercatat maka ada regulasinya, Garuda didenda jadi hari ini kita sudah lakukan,” kata Menhub Budi Karya  di The Westin, Jakarta Selatan, Jumat 6 Deseber 2019.

Budi Karya menjelaskan, Garuda didenda karena tidak mencantumkan barang bawaan dalam penerbangannya, walaupun perjalanannya tidak komersial.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harris Bobihoe Ajak Warga Bekasi Bersih Kali dan Tanam Pohon di HUT ke-29
Pemkab Bekasi Apresiasi Peran MUI dalam Penguatan SDM dan Program Keumatan
Musdes Bojongmangu Bahas Perubahan Kepdes untuk Pengisian BPD 2026–2034
Kemenag Bekasi Perkuat Kolaborasi dengan MUI untuk Jaga Kerukunan Umat
PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028
Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 16:18 WIB

Harris Bobihoe Ajak Warga Bekasi Bersih Kali dan Tanam Pohon di HUT ke-29

Rabu, 15 April 2026 - 22:12 WIB

Pemkab Bekasi Apresiasi Peran MUI dalam Penguatan SDM dan Program Keumatan

Rabu, 15 April 2026 - 22:04 WIB

Musdes Bojongmangu Bahas Perubahan Kepdes untuk Pengisian BPD 2026–2034

Rabu, 15 April 2026 - 21:57 WIB

Kemenag Bekasi Perkuat Kolaborasi dengan MUI untuk Jaga Kerukunan Umat

Selasa, 14 April 2026 - 20:21 WIB

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Berita Terbaru

Anda Kurang Beruntung !