Sudah 73 Tahun NKRI Merdeka Kini Rumah Eroh yang Hampir Roboh Dapat Rutilahu

- Redaksi

Minggu, 26 Agustus 2018 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon- Bulan Agustus tidak hanya jadi bulan penting di Republik ini, namun kini bulan Agustus yang penuh sejarah lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

Kini setelah merdeka 73 tahun lalu, Agustus menjadi bulan yang bersejarah bagi keluarga Eroh, warga Desa Belawa Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat.

Eroh yang pada bulan juni sempat mengisi hingar bingar pemberitaan di berbagai media cetak dan electronic karena rumahnya hampir roboh dan belum pernah tersentuh bantuan dari Pemerintah. Namun kini Eroh mendapatkan Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Lembaga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Dituturkan oleh salah seorang tetangga setempat, Atin 40 Tahun bahwa sudah 2 hari ini warga sekitar bergotong royong membantu membongkar rumah yang hampir roboh dan membangunnya kembali dari program Rutilahu yang diterima oleh keluarga Eroh.

“Kami sebagai tetangga ikut bergotong royong dan para tetangga tidak ada yang diberi upah uang, kami hanya bisa membantu lewat tenaga saja karena kami sangat prihatin dengan kondisi bangunan yang hampir roboh jika tidak segera di bongkar maka bisa saja sewaktu waktu menimpa keluarga eroh” ungkapnya pada rakyatjabarnews.com di bilangan jalan Cipeujeh Kamarang
Atin menambahkan bantuan Program Rutilahu yang diterima keluarga eroh melalui sistem bertahap yaitu untuk awal pengerjaan di bantu sejumlah uang.(Red. 6 juta rupiah) pada tahap pertama dan selanjutnya mengajukan pencairan tahap kedua (Red. Tahap akhir) sebesar 6 juta harus melapirkan dokumentasi pengerjaan program rutilahu dalam bentuk photo untuk dilaporkan ke lembaga terkait.

Baca Juga :  Gandeng Komunitas Anak Muda, Kampanyekan MRSF

“Kami baru saja mencetak beberapa photo kegiatan dari pembangunan rutilahu keluarga eroh untuk berkas dalam lampiran dokumen yang akan diajukan kembali ke Baznas karena menurut arahan dari orang pemerintah setempat sebagai bahan lampiran untuk pengajuan pencairan tahap kedua,” pungkasnya. (ymd/RJN)

Baca Juga :  Sofwan : Cium Penyalahgunaan Izin Pencetakan Sawah

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur
Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan
Longsor Maut, Tambang Ditutup!
Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan
Zona Longsor Diabaikan, 14 Orang Jadi Korban Tambang Gunung Kuda!
Korban Eks Perawat Didampingi Polisi dan Komnas Perlindungan Anak
Pemprov dan Pemkab Cirebon Kolaborasi Tangani Jalan Rusak

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 16:00 WIB

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!

Minggu, 1 Juni 2025 - 13:46 WIB

Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur

Sabtu, 31 Mei 2025 - 15:08 WIB

Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan

Jumat, 30 Mei 2025 - 20:00 WIB

Longsor Maut, Tambang Ditutup!

Jumat, 30 Mei 2025 - 16:09 WIB

Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan

Berita Terbaru