oleh

STTC Persiapkan Sarjana Arsitek dan Teknik Handal

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon (STTC) menjadi salah satu sekolah tinggi teknologi di Kota Cirebon. Berdiri sejak tahun 1990 yang lalu yang sekarang diketuai oleh Iwan Purnama, ST.,M.T, di mana kiprah STTC di dunia pendidikan telah mendapatkan hati di tengah masyarakat.

Salah seorang staf dosen, Lutfi Marantica, ST., MT, mengatakan, pentingnya memahami arti Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) khususnya pada bidang Kontruksi bagi para mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon (STTC), di mana pihak Sekolah menginginkan para lulusan Arsitek dan Sarjana Teknik Sipil mampu bersaing.

“STTC memiliki program jangka pendek dan panjang, di mana nantinya arsitek dari STTC mampu mengaplikasikan teknologi arsitektur yang indah dan kontruksi yang kuat pada hasil perancangan yang bercirikan pesisir pantai di wilayah 3 Cirebon,” terangnya saat ditemui di kampus yang beralamat di Jl. Evakuasi Kota Cirebon ini, Sabtu (26/5).

Masih menurut Luthfi, dalam menyelenggarakan pendidikan, pihak STTC tidak main-main dengan memberikan tenaga pengajar yang berbobot dan bermutu, agar para mahasiswanya mendapatkan kualitas pendidikan yang tinggi di bidang arsitektur dan kontruksi.

“Selain itu, kami juga tidak segan-segan menyebarluaskan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat sebagai bentuk pengabdian,” terangnya.

Masih menurut Luthfi, mahasiswa di sini didorong lebih kreatif melalui pembinaan kelembagaan dan tata kerja Sumber Daya Manusianya, sehingga terjalin hubungan kerja sama dengan pihak perguruan tinggi dan stakeholder di dalam negeri agar memberikan manfaat kepada masyarakat luas.

“Alhamdulillah, sekarang kami mendapatkan kepercayaan dalam project rencana tata ruang di salah satu desa di kabupaten tetangga, di mana pihak pemerintah setempat MoU dengan pihak STTC. Dan kami akan mengaplikasikan hasil rancangan putra-putri terbaik untuk terjun langsung membantu masyarakat dalam merancang pembangunan infrastruktur dengan pemerintah Desa yang telah MoU dengan pihak Campus,” tuturnya.

Sedangkan menurut Ketua BEM STTC, Bahtiar mangatakan, sekarang ini mahasiswa sedang digoda oleh permainan politik. Jadi, mahasiswa STTC punya komitmen bersikap netral dan lebih mengedepankan salah satu tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat.

“Kami mencoba sebagai mahasiswa tidak terjerumus pada permainan politik dan berusaha netral dalam pilkada sekarang dan lebih mengedepankan Tri Dharma,” pungkasnya.(Ymd/RJN)


Komentar

News Feed