Seruduk Kantor DPRD Kota Cirebon, Warga Minta Tempat Hiburan Malam Mixo Ditutup

- Redaksi

Selasa, 20 Maret 2018 - 18:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Keberadaan tempat hiburan maam bernama Mixo yang terletak di Jl. Kesambi Kota Cirebon menimbulkan keresahan bagi warga sekitar. Akibatnya, sekelompok orang yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat menyeruduk kantor DPRD Kota Cirebon supaya tempat tersebut ditutup, Selasa (20/3).

Menurut Andy Mulya selaku Ketua Koordinator Al Manar saat ditemui usai melakukan mediasi bersama anggota dewan, bahwa DPRD minta waktu untuk merapatkan permasalahan ini. Karena itu, pihaknya pun memberi waktu selama seminggu.

Baca Juga :  Pantai Beuting Bisa Dongkrak PAD di Kabupaten Bekasi

“Kami berikan waktu selama seminggu supaya tempat itu (Mixo) ditutup. Kalau tidak, maka jangan salahkan kami kalau kami sendiri yang menutup,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andy melanjutkan, pihaknya masih mempercayai proses hukum yang berlaku di Indonesia. Karena itulah, pihaknya memberikan waktu selama seminggu itu untuk mengurus prosesnya seperti perizinan.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Bekasi Tarawih Keliling di Jati Asih, Tegaskan Komitmen Kobe Sehat dan Kobe Cerdas

“Tempat itu sudah bikin resah. Memperjualbelikan miras, banyak orang yang mabok dan PL (pemandu lagu) yang berpakaian seksi. Apalagi jam operasional mereka sampai pagi,” terangnya.

Sedangkan menurut Handarujati Kalamullah selaku anggota Komisi 1 yang mewakili DPRD, bahwa pihaknya akan memproses tuntutan masyarakat tersebut. Dan juga, akan dirapatkan juga oleh komisi-komisi lain seperti Komisi 1, Komisi 2, dan Komisi 3.

Baca Juga :  Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak

“Yang memiliki wewenang untuk menutup tempat itu adalah Pemkot, dalam hal ini adalah dinas terkait perizinan. DPRD hanya merekomendasikan saja setelah merapatnya terlebih dahulu,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB