Sepi Pengunjung, Kulcim Keluhkan Parkiran Ini

- Redaksi

Selasa, 30 April 2019 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Indramayu – Pedagang Kuliner Cimanuk (Kulcim) di Jalan Siliwangi, Kabupaten Indramayu, mengeluhkan sepinya pengunjung yang membuat penghasilan mereka menurun drastis.

Para pedagang menuding penurunan omzet terjadi setelah di lokasi itu diterapkan sistem parkir otomatis yang dianggap malah mengurangi minat pengunjung untuk datang ke Kulcim. Jika ada pengunjung yang datang ke sana, mereka memilih untuk memarkirkan motornya di luar areal, seperti di pinggir jalan.

Kondisi ini dirasakan Rasidi pedagang yang sudah bertahun-tahun berjualan di Kulcim. Menurutnya, sistem parkir otomatis membuat pengunjung terbebani biaya parkir yang mahal. Apalagi rata-rata pengunjung yang biasanya berburu kuliner di Kulcim adalah kalangan pelajar.

“Semenjak diberlakukannya sistem parkir otomatis membuat pengunjung menurun drastis, maklum rata-rata pengunjung kebanyakan dari kalangan pelajar. Dan ketika singgah di tempat ini tidak sebentar bahkan sampai larut malam, mungkin karena perhitungan jam atau tidak biasa di parkir,” jelas Rasidi.

Baca Juga :  Ultah Ke-1 Tahun, Sun Star Prima Motor Siliwangi Klaim Xpander Tetap Unggul

Sebelum sistem parkir otomatis diberlakukan, Rasidi mengaku, per hari pendapatannya rata-rata mencapai Rp600.000. Tapi sekarang menurun hingga hanya Rp200.000/hari, itupun jika berdagang sampai pukul 02.00 dini hari.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Pocong Bogor Jual Minyak Goreng dengan Harga Eceran Tertinggi

Rasidi hanya berharap, pengelola Kulcim Cimanuk memikirkan langkah win-win solution di antara pedagang dengan pengunjung. “Memang kami menyadari dengan adanya ketentuan seperti ini untuk menertibkan kendaraan dan menghindari pencurian, tetapi malah meresahkan para pedagang di sini. Kami berharap agar ada solusi yang sama-sama bikin enak pedagang dan pengunjung,” imbuhnya.

Eko, salah seorang pengunjung menngakui, sistem parkir otomatis membuat dirinya menjadi tak nyaman dan enggan berlama-lama ‘jajan’ di Kulcim Cimanuk. “Dengan sistem parkir seperti ini, saya merasa enggan untuk memasukinya, karena tidak biasanya dan bila kami singgah hingga larut mungkin biaya parkir cukup tinggi,” keluh Eko.

Baca Juga :  Pemkab Kuningan Luncurkan Aplikasi Si Badu

“Seharusnya yang ditertibkan bukan kendaraan saja, melainkan pengemis dan pengamen juga harus benar-benar ditertibkan. Terkadang pengamen meminta-minta sampai memaksa bila tidak diberi terkadang mengancam-ancam pengunjung disini, mungkin karena mabuk atau bergerombolan sehingga pengunjung merasa risih,” ungkapnya. 

(edy/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Masih Ada Aroma Betawi Lama di Jakarta Fair 2026, Wajib Disinggahi Sebelum Tutup
Archipelago Hotels Hadirkan Sensasi Street Food Tokyo Lewat Program 60 Seconds to Tokyo
Surga Kuliner Nusantara di Jakarta Fair 2026! Kerak Telor, Pempek, Sate Lilit hingga Soto Banjar Ada Semua
FOX Lite Hotel Cikarang Hadirkan Bento Series, Sajian Jepang Praktis Mulai Rp85 Ribu
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:07 WIB

Masih Ada Aroma Betawi Lama di Jakarta Fair 2026, Wajib Disinggahi Sebelum Tutup

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:58 WIB

Archipelago Hotels Hadirkan Sensasi Street Food Tokyo Lewat Program 60 Seconds to Tokyo

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:45 WIB

Surga Kuliner Nusantara di Jakarta Fair 2026! Kerak Telor, Pempek, Sate Lilit hingga Soto Banjar Ada Semua

Berita Terbaru