Seorang Penerjun Terluka, Ini Kronolgisnya !

- Redaksi

Selasa, 8 Agustus 2017 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atraksi terjun payung di Alun alun Kejaksan Kota Cirebon.

i

Atraksi terjun payung di Alun alun Kejaksan Kota Cirebon.

Terluka : Seorang Atraksi Terjun Payung di Alun alun Kejaksan Kota Cirebon Mengalami Luka

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Puluhan warga datang dan menyaksikan atraksi terjun payung di Alun alun Kejaksan Kota Cirebon, Selasa (8/8/2017).

Cuaca panas dan angin kencang tak menyurutkan semangat warga, maupun TNI dan Polri yang menggelar acara aksi terjun payung dalam rangka pengukuhan dan penyerahan putra terbaik daerah yang gugur sebagai Pahlawan Kesuma Bangsa kepada Pemerintah Kota Cirebon.

Angin kencang di wilayah Pantura Cirebon menjadi tantangan berat 14 penerjun free fall dari Detasemen Jala Mengkara (Denjaka) di tengah atraksi mereka di Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon itu.

Namun, tiga penerjun keluar dari jalur pendaratan. Bahkan, salah satunya, penerjun Kowal Denjaka jatuh di pemukiman padat penduduk di Kota Cirebon.

Anggota TNI dan Tim Kesehatan dibantu warga sekitar melakukan pencarian penerjun wanita yang jatuh dipemukiman warga.

“Kita semua lagi nonton terjun payung dari rumah, tiba-tiba ada yang nyasar terus jatuh, lumayan bunyinya keras. Warga langsung mencari titik jatuh nya penerjun,” kata salah seorang warga, Sulami.

Saat ditemukan, kondisi penerjun yang diketahui berpangkat Sertu tersebut menderita luka yang cukup serius di bagian pelipis. Penerjun sempat jatuh membentur tembok rumah warga sebelum akhirnya jatuh ke genteng dan masuk ke rumah warga.

Baca Juga :  Ribuan Warga Cirebon Padati Halaman Masjid Raya At-Taqwa

“Ternyata penerjunnya perempuan, dan warga langsung menggergaji atap genteng rumah agar penerjun bisa langsung dievakuasi,” katanya.

Komandan Korps Marinir TNI AL, Mayjen TNI Bambang Suswanto mengatakan, kondisi angin kencang menjadi tantangan berat para penerjun. Apalagi, dalam atraksi tersebut para penerjun juga membawa beban hampir 10 kg.

“Sudah kita bawa ke rumah sakit dan dalam perawatan. Di udara kondisi angin sedang kencang dan membuat penerjun sempat kehilangan fokus dan keseimbangan,” katanya.

Baca Juga :  Jalur Cirebon - Kuningan di Penuhi Kendaraan Arus Mudik dan Berpariwisata

Dia memaklumi insiden tersebut lantaran atraksi berada di tengah cuaca ekstrim, dan Bambang pun mengapresiasi acara penyerahan putra terbaik TNI ke daerah ini.

Momen tersebut menjadi salah satu alat mempererat kembali persatuan dan kesatuan bangsa.

“Mereka yang gugur dalam tugas dan misi negara otomatis mengharumkan nama bangsa. Mari kita jaga NKRI dari ulah oknum yang radikal,” pungkasnya. (juf/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur
Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan
Longsor Maut, Tambang Ditutup!
Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan
Zona Longsor Diabaikan, 14 Orang Jadi Korban Tambang Gunung Kuda!
Korban Eks Perawat Didampingi Polisi dan Komnas Perlindungan Anak
Pemprov dan Pemkab Cirebon Kolaborasi Tangani Jalan Rusak

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 16:00 WIB

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!

Minggu, 1 Juni 2025 - 13:46 WIB

Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur

Sabtu, 31 Mei 2025 - 15:08 WIB

Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan

Jumat, 30 Mei 2025 - 20:00 WIB

Longsor Maut, Tambang Ditutup!

Jumat, 30 Mei 2025 - 16:09 WIB

Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !