Seminar UI, Rekontruksi Model Dakwah Wali Songo di Era Digital

- Redaksi

Senin, 23 Juli 2018 - 15:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (UI Peduli) menggelar seminar “Rekontruksi Model Dakwah Wali Songo di Era Digital” di Madrasah Aliyah Nahdatul Ulama, Pondok Pesantren Buntet, Senin (23/7).

Seminar yang dihadiri oleh H. R. Mohamad Zidni Ilman, S.Fil, M.Pd sebagai salah satu narasumber, H. Ade Mohamad Naisul Umam, Lc yang merupakan Kepala Sekolah MANU, para santri dari Pondok Pesantren Buntet Cirebon, serta Dewan Guru MANU Pondok Pesantren Buntet Cirebon itu berlangsung meriah.

Ketua Pengmas UI, Dr. Naupal menerangkan pemilihan Pondok Pesantren Buntet Cirebon sebagai tempat seminar dalam rangka mengingat sejarah tentang penyebaran Islam di Indonesia.

“Pesantren Buntet merupakan salah satu pesantren yang menyebarkan ajaran Islam di Cirebon. Wilayah ini merupakan basis awal Sunan Gunung Jati menyebar paham Islam di daerah pesisir Jawa Barat,” jelasnya.

Dalam acara tersebut, Dr. Naupal menyinggung tentang maraknya dakwah di dunia maya. Ia prihatin banyak dakwah di dunia maya justru mengarah kepada ujaran kebencian. Hal itu bisa terlihat dari dakwah baik di media sosial seperti YouTube maupun laman laman dakwah.

“Banyak pesan dakwah justru mencibir atau menimbulkan permusuhan hanya karena perbedaan ideologi politik atau perbedaan mazhab. Akhirnya tidak sedikit orang-orang yang disebut sebagai pendakwah ternama itu akhirnya menggunakan istilah kafir kepada kelompok lain atau membid`ahkan kelompok yang tidak sealiran,” tuturnya.

Baca Juga :  Mayat Wanita Ditemukan Tewas di Kamarnya, Diduga Sudah Tewas 3 Hari

Naupal berharap, masyarakat yang berdakwah bisa meniru para Wali Songo. Ia beralasan para Wali Songo mampu mendekatkan Islam dengan budaya sehingga tidak ada konflik antara budaya dengan agama Islam. Para Wali Songo bahkan mampu menjadikan budaya sebagai media dakwah, seperti yang dilakukan oleh Sunan Kalijaga dan Wali Songo lainnya.

Baca Juga :  Berikan Pemahaman kepada Siswa, SMA Putra Nirmala Cirebon Gelar Education Fair

“Selain mampu menyinergikan budaya dan ajaran Islam, para Wali Songo mampu berdakwah tanpa menghasut atau menggunakan kekerasan. Para Wali Songo mampu menunjukan wajah islam yang rahmatan lil alamin, sehingga para penduduk lokal memeluk Islam dengan suka rela dan tanpa adanya paksaan, apalagi kekerasan,” ujarnya.

Menurut Naupal, para pendakwah harus bisa membawa metode dakwah Wali Songo di dunia maya. Dengan demikian dakwah dakwah yang bersifat menyebar kebencian bisa ditekan. “Masyarakat pun bisa terhindar dari pandangan radikal dan upaya untuk memecah bangsa lewat agama,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
MARAKA Kenalkan Sustainability dan Budaya kepada Siswa SMPN 4 Cibitung
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:03 WIB

SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:00 WIB

MARAKA Kenalkan Sustainability dan Budaya kepada Siswa SMPN 4 Cibitung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Berita Terbaru