Sebelum Touring, Korlantas Merazia Dahulu Mobil Lamborghini

- Redaksi

Sabtu, 10 Maret 2018 - 17:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakuatJabarNews.com, Cirebon – Puluhan pemilik supercar asal Italia yang tergabung dalam Lamborghini Club Indonesia, menggelar touring Jakarta-Cirebon-Bandung pada 9-11 Maret 2018. Tempat tujuan pertama yang disinggahi adalah Keraton Kacirebonan, Cirebon, Jawa Barat.

Ada cerita unik sebelum para anggota LCI memulai perjalanan dari Jakarta. Detasemen Pengawalan Korlantas Polri yang bertugas menemani perjalanan, merazia para pemilik Lamborghini untuk melihat surat-surat kendaraannya.

Kanit III Siwalum (Seksi Pengawalan Umum) Korlantas Polri, Ipda Supriyanto, mengatakan, pemeriksaan surat-surat kendaraan dilakukan karena jadi syarat wajib sebelum perjalanan dimulai. Kata dia, tidak ada yang diberi perhatian khusus, meski mobilnya Lamborghini.

“Semua mobil, semua kendaraan sama saja, harus lengkap (surat-surat) dan masih berlaku. Jadi intinya, surat-surat kendaraan itu merupakan syarat wajib kendaraan boleh ada di jalanan,” ujarnya di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat 9 Maret 2018.

Baca Juga :  Peduli Banjir Cirebon Timur, Komunitas CBR Indonesia Gelar Aksi Solideritas

Selain itu, pengecekan kesehatan juga menjadi syarat lainnya sebelum touring. Para peserta juga wajib mengikuti arahan dari Patwal, karena kondisi jalan tidak bisa ditebak.

“Seperti harus mendahului, yang paling utama kayak ambulans, kan kita harus mengalah dan sebagainya. Harus taati tata tertib lalu lintas, pokoknya mengikuti arahan Patwal. Karena di jalan itu situasinya berbeda-beda, maka yang berhak mengambil keputusan Polisi,” tuturnya.

Baca Juga :  Sukaryadi akan Legalkan Wawu Menjadi Organisasi Resmi Terdaftar

Hal senada juga disampaikan Presiden Direktur Prestige Image Motorcars, Rudy Salim. Kata dia, untuk membenahi pandangan kurang baik tentang supercar Italia, terutama soal pajak, maka pengecekan surat-surat perlu dilakukan.

“Lamborghini yang sekarang itu tidak seperti dulu. Lamborghini yang sekarang taat pajak, jadi tidak lagi berkendara di jalanan dengan mobil bodong (pajak mati),” katanya.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Bukan Cuma Pulihkan Jaringan, XLSMART Kirim Bantuan untuk Warga NTT
81 Miles for Indonesia: XLSMART Jelajahi Semarang-Solo-Yogyakarta Bawa 5G dan Aksi Sosial
Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
8 UMKM Kota Bekasi Tampil di HUT Dekranas 2026, Siap Rebut Pasar Nasional
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Bukan Cuma Pulihkan Jaringan, XLSMART Kirim Bantuan untuk Warga NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:05 WIB

81 Miles for Indonesia: XLSMART Jelajahi Semarang-Solo-Yogyakarta Bawa 5G dan Aksi Sosial

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:09 WIB

Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB