Sanusi Bantah Tuduhan Blanko E-KTP yang Diterima Sebesar 23.000

- Redaksi

Rabu, 20 September 2017 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cirebon, Sanusi membantah terkait pemberitaan yang dilakukan oleh Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh yang mengatakan bahwa Kota Cirebon telah dikirim sebanyak 23.000 blanko E-KTP, namun pegawai Disdukcapil menyembunyikan keberadaanya (Kompas.com, 19 September 2017).

Dalam pemberitaan tersebut, Zudan dikatakan sedang menyamar ke sejumlah Disdukcapil daerah untuk melakukan sidak. Dan telah menemukan kebohongan yang dilakukan oleh pegawai.

Baca Juga :  Hari Amal Bakti Kementrian Agama Ke 72, Walikota Cirebon Ucapkan Terima Kasih

Selaku Kepala Disdukcapil Kota Cirebon, Sanusi membantah pernyataan Zudan tersebut. Menurutnya, blanko E-KTP yang dikirim ke Kota Cirebon hanya 6000 blanko saja, bukan 23.000.

“Saya kaget dengan pemberitaan tersebut. Saya dibilang pembohong, padahal tidak. Saya punya bukti berupa berita acaranya bahwa blanko yang dikirim ke Kota Cirebon berjumlah 6000 blanko, bukan 23.000,” tegasnya saat ditemui RakyatJabarNews.com di kantornya hari Rabu (20/9).

Baca Juga :  Legalitas Terbit, Masyarakat Kota Cirebon Tak Perlu Ragu Galang Dana untuk PMI

Dia menjelaskan, bahwa Kota Cirebon kekurangan blanko sejak Oktober 2016. Blanko datang tanggal 9 April 2017 lalu dengan jumlah 6000 blanko E-KTP. Dari 6000 tersebut, 5973 blanko sudah tercetak. Sedangkan yang 27 rusak. “Jadi yang 6000 itu sudah habis,” jelasnya.

Berita acara yang menjadi tanda bukti bahwa blanko yang dikirim sebanyak 6000.

Dia juga menambahkan, pihaknya sudah membuat surat ke Mendagri, dikatakannya ada 23000, padahal hanya 6000.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Tanda Tangani Nota Kesepakatan dengan Polres Metro Bekasi Kota tentang Harkamtibnas

Berdasarkan data dari PRR (print ready record), yaitu bagi mereka yang sudah merekam E-KTP tapi belum terima E-KTP-nya, masih membutuhkan 4775 blanko.

Sanusi menjelaskan bahwa kemarin sudah diajukan ke Disduk Provinsi sekitar 28.000 blanko. Yaitu penyelesaian PRR 4775, untuk suket yang digunakan untuk perpanjangan hilang, rusak, atau perubahan status, sekitar 23.225 blanko.

“Informasinya sekitar bulan September kabarnya,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bikin Bangga! 83,10 Persen Pemuda Bekasi Ternyata Tak Merokok, Tertinggi di Jabar
Ada Pesan Khusus Presiden Prabowo untuk Putra Sayuti Melik, Wawali Bekasi Datang Langsung
Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga
Tri Adhianto Minta OPD Perkuat Pengawasan, Pemkot Bekasi Benahi Sistem Cegah Korupsi
Tri Adhianto Teken Komitmen Antikorupsi Bersama KPK dan ATR/BPN, Perkuat Tata Kelola Pertanahan
Pemkot Bekasi Siagakan 11 Water Trucking
Kebocoran Air Tembus 60 Persen hingga Dewas Dinilai Tak Kompak
Tri Adhianto Minta ASN Tingkatkan Kinerja, Pelayanan Publik Kota Bekasi Masuk 4 Besar Jabar

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:45 WIB

Bikin Bangga! 83,10 Persen Pemuda Bekasi Ternyata Tak Merokok, Tertinggi di Jabar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Tri Adhianto Minta OPD Perkuat Pengawasan, Pemkot Bekasi Benahi Sistem Cegah Korupsi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Tri Adhianto Teken Komitmen Antikorupsi Bersama KPK dan ATR/BPN, Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Pemkot Bekasi Siagakan 11 Water Trucking

Berita Terbaru

Atlet balap sepeda Kota Bekasi, Dharmawan Bekti, berhasil meraih podium pertama nomor Criterium Men Youth Jawa Barat pada Bupati Bogor Cup 2026 di Pakansari, Bogor, Sabtu (8/8/2026).

Bogor

Dharmawan Bekti Naik Podium, Bekasi Bidik Emas Porprov

Sabtu, 8 Agu 2026 - 21:12 WIB