Salut, Dokter Ganteng ini Gratiskan Pengobatan Khusus Anak Yatim

- Redaksi

Kamis, 26 April 2018 - 17:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Ganteng dan cool, itulah sosok dokter gigi, Drg. Fikri Muhammad, MM yang bertugas di Puskesmas Astana Japura. Dokter yang murah senyum ini begitu energik. Dan selidik punya selidik, dokter ganteng ini ternyata masih single.

Dokter kelahiran Jakarta 29 Desember 1980 ini ternyata sangat berempati pada anak-anak yatim. Jl tersebut dibuktikan dengan dibebaskannya biaya pengobatan gigi, baik itu di tempat dirinya praktik pada klinik umum, maupun di puskesmas.

Baca Juga :  Masyarakat Desa Belawa Khawatir Ekploitasi Material Pasir

“Banyak pasien yang datang ke puskesmas merupakan peserta BPJS. Setiap hari saya menerima pasien gigi sekitar 20 orang, baik itu anak anak maupun dewasa,” jelasnya saat ditemui awak media di Puskesmas Astana Japura, Kecatan Astana Japura Kabupaten Cirebon, Kamis (26/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih menurut Fikri, kesehatan gigi masih dianggap sepele oleh sebagian masyarakat. Padahal kesehatan gigi juga penting, karena sangat berpengaruh pada aktivitas sehari-hari.

Baca Juga :  Polres Cirebon Kota Ungkap Kasus Pembacokan Penjual Duren

Ditambahkan Fikri, perlu adanya pendekatan dengan perawatan gigi. Karena jika sudah karies atau mengikis, akan merusak gigi dan berkembangnya kuman di dalam jaringan gigi yang mati. Sedangkan, diperlukan pembersihan pada jaringan yang mati dan dilakukan penambalan pada gigi yang berlobang.

“Sebagai pelayan masyarakat, saya berusaha memberikan seluruh kemampuan dalam pengobatan khusus kesehatan gigi,” terangnya.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Cirebon dan Universitas Muhammadiyah Cirebon Menandatangani Program Kerja Sama JKN-KIS

Kesan yang mendalam di Puskesmas Astana Japura yaitu Kepala Puskesmas memberikan kebebasan pelayanan kesehatan gigi secara penuh kepada dirinya.

Saat disinggung tentang informasi jika dirinya selalu menggratiskan biaya pengobatan gigi terhadap pasien khususnya anak uatim, dokter ini hanya tersenyum dan membenarkan. Jika ada pasien anak yatim, maka dia membebaskan segala biaya pengobatan, baik di puskesmas maupun di praktik pribadi.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Mohamad Ikhfar Tsalahuddin Jabat Assistant Director of Sales Harper Cikarang
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Syafiqa Dzikria Nafasya Raih Penghargaan Anugerah Anak Indonesia Awards 2026
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Mohamad Ikhfar Tsalahuddin Jabat Assistant Director of Sales Harper Cikarang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Berita Terbaru