Rutin Menerima ADD, Kantor Desa Kedung Pengawas Memperhatinkan

  • Whatsapp

RakyatJabarNews.com,Bekasi – Meski rutin menerima bantuan dari pemerintah, seperti Alokasi Dana Desa (ADD), namun bertahun-tahun kondisi Aula Kantor Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi semakin memprihatinkan.

Dikatakan Tokoh Pemuda Desa Kedung Pengawas, Nurdin PS, Aula yang juga dimanfaatkan sebagai Ruang Pertemuan Kantor Desa Kedung Pengawas layaknya gedung kosong puluhan tahun tak berpenghuni.

“Karena terlalu rapuh, akhirnya temboknya bolong, hingga bisa dimasuki seukuran badan kambing dewasa,” ujar Nurdin geram, Selasa (24/7/2018).

Pria berbadan tegap ini menambahkan, parahnya ruang tersebut sangat membuktikan bahwa sudah lama tidak dirawat, juga tidak ada renovasi. Dirinya juga mempertanyakan penggunaan dana desa yang menurutnya pemerintah desa tidak transparan dalam penggunaan dana desa.

“Kemana Dana Desa digunakan? Kepala Desa wajib memasang Plang Penggunaan Dana Desa,” tandas pria yang juga aktif di Lembaga Garda Tipikor Indonesia (GTI) DPC Kabupaten Bekasi.

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Kedung Pengawas, Nata Atmaja mengakui seharusnya ada pemeliharaan atau perawatan aula desa. Namun, tidak dilakukan perawatan hingga aula desa rusak.

“Nanti akan dilakukan renovasi menggunakan ADD tahap ketiga,” kata Nata.

Pantauan RakyatJabarNews.com, Kepala Desa Kedung Pengawas belum memasang Plang Penggunaan Dana Desa.(red/RJN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *