Rusaknya Karet di Bendungan Tawangsari Dikeluhkan Warga

  • Whatsapp

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kinerja Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk–Cisanggarung (BBWSCimanCis) yang diucapkan oleh anggota DPR RI Yoseph Umarhadi beberapa waktu lalu, ternyata memang senada dengan warga desa Tawangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, yakni lambannya dalam penanganan karet yang rusak di Bendungan Tawangsari.

Salah seorang warga Tawangsari Doyet mengatakan, karet tersebut sudah rusak sejak sekitar 2-3 bulan lalu. Namun hingga saat ini, masih belum diperbaiki oleh pihak penanggungjawab bendungan.

Bacaan Lainnya

“Kalau ini dibiarkan, bisa berdampak pada pengairan sawah di sekitarnya,” jelasnya saat dihubungi awak media via sambungan telepon, Jumat (2/2).

Doyet melanjutkan, sawah di sekitar cukup kekurangan air akibat air sungai yang tidak dibendung, yang diakibatkan oleh karet sebagai pembendungnya rusak. Selain itu, warga tidak bisa pula menggunakan air sungai, karena sudah tercampur air laut.

“Saya berharap pihak BBWS segera memperbaiki karet, agar warga bisa memanfaatkan air sungai lagi,” pungkasnya.

Sedangkan saat dimintai keterangan, pihak BBWSCimanCis pun sepertinya selalu menutup telinga terkait informasi kritis yang ditujukan kepada instansi di bawah Dirjen SDA Kementrian PUPR ini.

Bahkan apa yang dilontarkan Yoseph Umarhadi selaku anggota DPR RI pun seolah tidak diindahkan. Hingga berita ini diturunkan, pihak BBWS belum mau memberikan tanggapannya.(Juf/RJN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *