Puluhan Warga Lambangsari Kecewa Lantaran Namanya Tak Masuk DPT

- Redaksi

Rabu, 8 Agustus 2018 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

i

ilustrasi

RakyatJabarNews.com, Bekasi-Puluhan warga Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan terancam kehilangan hak pilih lantaran tidak masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah dikeluarkan oleh pihak Panitia Pemilihan Kepala Desa.

Seperti yang diungkapkan salah satu warga Desa Lambangsari, Dimas yang tidak masuk dalam DPT. Padahal dirinya sebelumnya sudah masuk dalam Daftar Pemilih Sementara Tambahan.

“Ini kok aneh ya?. Saya sudah serahkan KTP dan KK sebelum penetapan DPS. Tapi setelah di cek nama saya di dpt tidak ada. Saya tanya ke bagian Pendataan Antar Pemilih sudah dimasukin di DPS pas di cek tidak ada,”Katanya.

Ia menduga ada kecurangan sistematis yang dilakukan pihak panitia, “Ini tidak hanya saya loh. Ada juga warga lain di DPS ada tetapi di DPT tidak ada. Saya minta agar panitia pilkades Lambangsari untuk bisa mengusut hal ini,”paparnya.

Diketahui sekitar 86 warga Desa Lambangsari yang tidak masuk dalam DPT. Anehnya banyak yang pemilih satu kk tapi tidak dimasukan. “Terlepas dari dukung siapa. Ini masalah hak suara orang loh,”paparnya.

Sementara itu ketika dikonfirmasi Panitia bagian Pendataan Antar Pemilih (Pantarlih), Dadang mengaku akan segera membawa permasalahan ini ke dalam rapat panitia.

Baca Juga :  DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

“Panitia akan segera melaksanakan rapat terkait keluhan warga Desa Lambangsari. 86 warga ini sudah  memiliki data pendukung yaitu KTP dan KK. Jika memang disepakati akan kita masukan. Karena ini hak warga,”kata Dadang.

Keluhan warga ini kata Dadang harus segera ditindaklanjuti.”Harus segera. Karena mereka warga Desa Lambangsari yang punya hak suara. Saya masih selalu stand by dikantor untuk jaga-jaga warga yang mengeluhkan namanya tidak masuk DPT,”tuturnya.

Baca Juga :  Gedung Juang, Simbol kebudayaan Bekasi yang Harus Dirawat

Dadang mengatakan jika sudah tercapai kesepakatan terkait warga yang belum masuk dalam DPT. Pihaknya akan segera berkomunikasi dengan masing-masing calon Kepala Desa untuk disepakati.

Terkait adanya dugaan kecurangan lantaran hilangnya nama pemilih di DPT. Ia menegaskan akan segera mencari tahu letak permasalahan.

“Secara struktural kita bagian Pantarlih.  tetapi dibantu dengan tim. Kita akan bahas hal ini didalam rapat,”paparnya.

Dalam Pilkades ini jika warga tidak masuk dalam DPT tidak bisa untuk mencoblos pada 26 Agustus mendatang, meskipun sudah memiliki e ktp desa setempat.(yto/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:02 WIB

Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Berita Terbaru