Kisruh DPT, Camat Pastikan Pantau Kinerja Panitia Pilkades Lambangsari

- Redaksi

Minggu, 12 Agustus 2018 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

i

ilustrasi

RakyatJabarNews.com, Bekasi- Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi meminta Camat Tambun Selatan untuk “turun tangan” menyelesaikan permasalahan daftar pemilih tetap (dpt) dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lambangsari. Ketua Komisi I Yudhi Darmansyah mendesak agar warga yang memiliki E KTP dan kartu Keluarga (KK) dapat menggunakan hak suaranya pada pencoblosan 26 Agustus mendatang.

“Dalam aturan hukum tata negara itu harus ada diskresi atau pengecualian, di Pemilu, Pilkada saja ada pengecualian jika tidak masuk dpt bisa menggunakan ktp. Ini Camat sebagai koordinator wilayah harus turun tangan, jangan diem-diem bae,”tegas Yudhi.

Baca Juga :  Rekrutmen PPS Kisruh, ABPEDSI Layangkan Surat Ke KPU

Yudhi juga meminta Panitia Pilkades Lambangsari untuk bertanggung jawab jika ada warga tidak masuk dpt, “Sudah tidak alasan, warga yang punya ktp dan kk itu harus bisa menggunakan hak suaranya,”paparnya.

Menanggapi pernyataan Komisi I itu, Camat Tambun Selatan, Iman Santoso memastikan akan memantau langsung kinerja Panitia Pilkades Lambangsari. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak panitia.

“Panitia sudah bilang keputusan belum final, Pihak Panitia Pilkades akan mengecek kembali keakuratan data warga yang belum masuk dpt,”Kata Iman diminta komentarnya oleh awak media.

Iman juga menegaskan Panitia Pilkades Lambangsari harus bijaksana dalam menangani permasalahan dpt agar tidak ada warga yang kehilangan hak suara.

Baca Juga :  Ditantang Tiga Calon Kades, JSW Ngaku Senang

“Fungsi Panitia Pilkades ini harus bisa dimaksimalkan. Panitia sedang mengecek data yang tidak masuk dpt,”paparnya.

Untuk diketahui Panitia Pilkades Lambangsari sudah menetapkan dpt berjumlah 8.680 warga dan sudah ditandatangani masing-masing calon. Namun sayangnya ternyata puluhan warga yang memiliki KTP dan KK Lambangsari belum terdata di DPT. (yto/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang
Wawali Bekasi Dukung Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan Tekan Pengangguran
Musrenbang RKPD 2027 Bekasi Fokus Pembangunan Merata

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Minggu, 12 April 2026 - 10:03 WIB

Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Sabtu, 11 April 2026 - 09:57 WIB

Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !