Puluhan Jurnalis Bekasi Gelar Aksi di Mapolsek Cikarang Pusat Tolak Intimidasi Wartawan

- Redaksi

Rabu, 3 September 2025 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan jurnalis Bekasi menggelar aksi solidaritas dengan menggelar kartu identitas pers di halaman Mapolsek Cikarang Pusat, Rabu (3/9/2025).

i

Puluhan jurnalis Bekasi menggelar aksi solidaritas dengan menggelar kartu identitas pers di halaman Mapolsek Cikarang Pusat, Rabu (3/9/2025).

Bekasi – Puluhan jurnalis di Bekasi, Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolsek Cikarang Pusat pada Rabu (3/9/2025).

Aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas sekaligus penolakan terhadap dugaan intimidasi yang dialami seorang wartawan, Andi Mardani (37).

Kedatangan para jurnalis diterima langsung oleh Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Umboh, yang mempersilakan mereka masuk ke halaman kantor. Para wartawan kemudian menggelar orasi, mengumpulkan identitas pers sebagai simbol kebersamaan, hingga akhirnya dipersilakan melanjutkan pertemuan di aula Polsek untuk bertemu dengan oknum anggota yang diduga melakukan intimidasi.

Peristiwa dugaan intimidasi itu dialami Andi, wartawan Radar Bekasi, pada Senin (2/9/2025). Ia tengah meliput kegiatan rekonstruksi yang digelar kepolisian di kawasan Komplek Perkantoran Pemkab Bekasi, tepat di samping Polsek Cikarang Pusat. Saat mengambil gambar menggunakan telepon genggam, Andi didatangi tiga oknum anggota kepolisian berpakaian sipil.

Meski sudah memperkenalkan diri sebagai jurnalis, Andi tetap diminta menghapus foto hasil liputannya. Ia bahkan mengaku sempat dipegang, dirangkul, dan dipaksa menyerahkan telepon genggamnya hingga merasa kesakitan di bagian tangan kirinya yang pernah mengalami cedera.

“Saya dipegang, handphone saya diambil, lalu dipaksa hapus foto. Karena tangan kiri saya ngilu dan sakit, akhirnya saya lepaskan. Fokus saya saat itu hanya menyelamatkan handphone,” ungkap Andi saat aksi solidaritas.

Andi menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kebebasan pers. Ia menegaskan, kerja jurnalistik dilindungi undang-undang dan merupakan pilar keempat demokrasi.

“Aksi ini bentuk solidaritas agar tidak ada lagi jurnalis yang mengalami hal serupa,” tegasnya.

Menanggapi aksi tersebut, Kapolsek Cikarang Pusat AKP Umboh menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas sikap berlebihan anggotanya. Ia menekankan bahwa kejadian ini menjadi bahan evaluasi serius bagi jajarannya.

“Atas nama Kapolsek dan jajaran, saya memohon maaf. Kami akan melakukan evaluasi agar tindakan serupa tidak terulang kembali. Pekerjaan wartawan itu dilindungi undang-undang, dan wartawan adalah mitra kepolisian,” ujar Umboh.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan internal, tindakan itu dilakukan spontan saat anggotanya tengah fokus pada proses rekonstruksi kasus dan pengamanan aksi demo di sekitar pusat pemerintahan. Namun, Umboh menegaskan hal itu tetap tidak bisa dibenarkan.

Baca Juga :  Hari ini, Presiden Joko Widodo Akan Pimpin Ritual Kendi Nusantara di Titik Nol IKN

Di akhir pertemuan, oknum anggota yang diduga melakukan intimidasi menyampaikan permintaan maaf secara langsung dan berjabat tangan dengan Andi Mardani. (*)

Baca Juga :  Festival Tjimanoek Tampilkan Ragam Seni dan Budaya Indramayu

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Harper Cikarang Hadirkan Promo Liburan Sekolah, Diskon Menginap hingga 30 Persen untuk Keluarga
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Senin, 1 Juni 2026 - 10:01 WIB

Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global

Berita Terbaru