,

Puluhan Desa di Kabupaten Cirebon Terdampak Kekeringan

oleh -

RJN, Cirebon – BMKG memprediksi Oktober 2019, sebagian besar wilayah di Indonesia mulai memasuki hujan. Meski di sejumlah wilayah sudah mulai turun hujan, namun sebanyak 50 desa di Kabupaten Cirebon masih mengalami kekeringan.

Musim kemarau yang panjang mengakibatkan desa yang tersebar di 14 Kecamatan itu kesulitan mendapatkan air bersih. BPBD Kabupaten Cirebon, PDAM, dan PMI telah mendistribusikan sebanyak 700 tangki air bersih untuk desa yang terdampak kekeringan.

Pengiriman air bersih dilakukan bergiliran, jumlahnya pun disesuaikan dengan kebutuhan dan berapa banyak keluarga yang terdampak.

Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengatakan, bagi desa yang belum mendapatkan suplai air bersih diminta segera melapor berikut jumlah air yang dibutuhkan. “Kepala Desa untuk segera mengajukan permintaan droping air jika di wilayahnya mulai kekeringan akibat kemarau ini,” katanya, Sabtu (12/10/2019).

Pihaknya memprediksi masih banyak desa-desa lainnya yang kesulitan mendapat air bersih, untuk itu pendistribusian air bersih terus dilakukan hingga musim hujan tiba. “Air bersih akan terus kami kirimkan hingga musim hujan datang,” ujarnya.

Ia menyatakan, tahun ini merupakan musim kemarau terpanjang dan terparah karena jumlah desa yang terdampak meluas hingga mencapai 14 kecamatan.

“Tahun ini lebih parah karena belum masuk musim hujan saja sudah 700 tangki yang kami berikan, namun di tahun sebelumnya hanya 400 lebih tangki yang disalurkan,” pungkasnya.

(red/rjn)

Comment

No More Posts Available.

No more pages to load.