Pulang dari Jakarta, Pedagang Sayur Meninggal Dunia Akibat Terinfeksi COVID-19

- Redaksi

Rabu, 27 Mei 2020 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto: ilustrasi.

i

foto: ilustrasi.

RJN, Indramayu – Pasca Hari Raya Idul Fitri 1441 hijriah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu kembali mengumumkan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, penambahan kasus itu setelah pihaknya menerima hasil dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Unswagati Cirebon pada hari Sabtu, 23 Mei 2020 sekitar jam 14.00 WIB.

Baca Juga :  Dominasi Kuda hitam di Dapil Jabar VIII

Deden menceritakan, orang yang terkonfirmasi positif tersebut yakni Tn. TJ (46) berasal dari Kecamatan Tukdana dan merupakan pedagang sayur yang selalu pulang pergi Jakarta.

Pada tanggal 20 Mei 2020, orang tersebut pulang dari Jakarta sudah dalam keadaan sakit sejak satu minggu sebelumnya dan sudah mengalami rawat inap di salah satu klinik di Jakarta.

Kemudian setelah menurunkan istri dan anaknya di rumah, pasien tersebut langsung ke RSUD Indramayu dengan keluhan demam, nyeri tenggorokan, nyeri menelan, batuk, sesak nafas. Selanjutnya dilakukan perawatan di ruang isolasi dan pengambilan swab pada tanggal 21 Mei 2020.

Baca Juga :  Jemput Bola Pelayanan Capil, Pemkab Luncurkan Kios Capil dan Mobil Pelayanan Keliling

Pasien meninggal dunia di RSUD Indramayu pada tanggal 21 Mei 2020 jam 17.20 WIB dengan diagnosa pneumonia sepsis ec Covid-19.

“Kasus terkonfirmasi itu adalah kasus imported case. Dan sudah dilakukan tracing dan tracking terhadap kontak erat pasien tersebut. Kami juga sudah lakukan rapid test pada hari Sabtu lalu dan kami lanjutkan pengambilan swab pada hari Selasa ini,” kata Deden, Selasa (26/05/2020).

Baca Juga :  Polisi Ungkap Motif Penikaman Terhadap Santri Rozien

Deden menambahkan, kasus terkonfirmasi positif dari tanggal 8 April sampai dengan saat ini berjumlah sebanyak 15 orang dengan rincian sembuh 3 orang, meninggal 3 orang, dan 9 orang masih dalam perawatan. 

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RPB Beri Rapor Merah Dinkes Kota Bekasi, Desak Wali Kota Tri Adhianto Evaluasi Total
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Kapan Operasi LASIK Menjadi Pilihan Tepat? Kenali Kondisi Mata yang Perlu Diperhatikan
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Gilang Esa Gaspol Perjuangkan Puskesmas Jakasampurna, Warga Tak Mau Berobat Jauh Lagi
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta Jiwa, BPJS Kesehatan Klaim Program Kian Kuat
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 14:58 WIB

RPB Beri Rapor Merah Dinkes Kota Bekasi, Desak Wali Kota Tri Adhianto Evaluasi Total

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:38 WIB

Kapan Operasi LASIK Menjadi Pilihan Tepat? Kenali Kondisi Mata yang Perlu Diperhatikan

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:45 WIB

Gilang Esa Gaspol Perjuangkan Puskesmas Jakasampurna, Warga Tak Mau Berobat Jauh Lagi

Berita Terbaru