PPP Berharap Ridwan Kamil dan Uu Bersanding di Pilgub Jabar 2018

- Redaksi

Rabu, 18 Oktober 2017 - 09:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bandung – Sejumlah DPC PPP kabupaten dan kota di Jawa Barat berharap partainya mengusung pasangan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum pada Pilgub Jawa Barat 2018.

Selain karena Uu sebagai kader PPP, pasangan ini pun dianggap ideal karena sama-sama memilikinya kapabilitas yang baik.

DPC PPP Kota Bandung Zaenal Muttaqien mengaku, pihaknya memang belum memiliki SK kepengurusan dari DPP PPP. Tetapi unsur PPP do wilayah sangat berharap adanya kader yang maju di Pilgub Jabar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zaenal menilai, pasangan Emil-Uu sangat tepat diusung, terlebih keduanya berprestasi dan memiliki pengalaman yang baik di pemerintahan. Keduanya pun, kata dia, masih tergolong muda, sehingga diharapkan membawa inovasi-inovasi baru untuk Jawa Barat.

“Sebagai orang Bandung, saya merasakan betul kualitas Kang Emil. Dari kader PPP, Pak Uu juga bagus,” katanya, Selasa (18/10/2017) malam.

Baca Juga :  DPD Partai Golkar Jabar Geram Kepada Walikota Bandung

Zaenal pun menyebut bahwa Uu memiliki pengalaman yang baik karena sudah dua periode menjabat. Selain itu, menurut dia Uu memiliki kedekatan yang baik dengan masyarakat. “Pak Uu prestasinya bagus. Untuk pilgub, beliau juga sudah sosialisasi, sudah massif. Cocok disandingkan dengan Kang Emil, apalagi kalau Pak Uu jadi gubernurnya,” kata dia.

Hal serupa pun diungkapkan Ketua DPC PPP Kabupaten Bandung Barat Samsul Maarif. Dia berharap partainya mengusung Ridwan Kamil sebagai calon gubernur. Namun, kata dia, pencalonan Emil ini harus diiringi dengan pengusungan kader PPP sebagai calon wakil gubernur.

“Tentunya harus didampingi oleh kader PPP, yaitu Pak Uu Bupati Tasikmalaya,” katanya.

Samsul optimistis duet ini akan menjadi yang terbaik untuk memimpin Jawa Barat selanjutnya. Dia mengibaratkan pasangan ini sebagai koalisi beda kolam, meski ikannya bermacam-macam namun bisa bersatu.

Baca Juga :  Kabid Sejarah dan Purbakala di Disdikbud Kabupaten Bandung Ditetapkan Sebagai Tersangka

“Kalau meminjam istilah Pak B. J. Habibie, ini tuh laksana pertemuan Jerman-Makkah. Ridwan Kamil personifikasi Jerman sebagai arsitek dan teknokrat, Pak Uu personifikasi Makkah karena beliau dari kalangan pesantren besar dan bersejarah di Jawa Barat, juga keturunan ulama besar,” paparnya.

PPP berharap Ridwan Kamil (Emil) bisa melakukan komunikasi dengan seluruh unsur partai tersebut di Jawa Barat. Selama ini, Emil dianggap hanya berkomunikasi dengan tataran pusat saja.

Seperti diketahui, PPP dikabarkan akan mengusung Ridwan Kamil pada Pilgub Jabar 2018. Wakil Ketua DPP PPP Qoyum Abdul Jabar mengatakan, hingga saat ini Emil belum menjalin komunikasi dengan DPW PPP Jabar.

Padahal, peran DPW PPP sangat besar dalam menghadapi ajang demokrasi tersebut. “Saya cek ke DPW (PPP Jawa Barat), (Emil) belum komunikasi,” kata Qoyum.

Baca Juga :  Uu Ruzhanul: Gubernur Jabar Serap Aspirasi Buruh Tentang UU Cipta Kerja

Berbeda dengan itu, menurutnya Emil sangat intensif berkomunikasi dengan DPP PPP di Jakarta.

“Ridwan Kamil sudah berkomunikasi dengan DPP (PPP), intens berkomunikasi,” katanya.

Dia berharap Wali Kota Bandung itupun bisa segera menjalin komunikasi yang baik dengan DPW PPP. Lebih lanjut dia mengatakan bahwa partainya akan bergabung dengan koalisi yang mau mengusung kadernya menjadi kandidat, baik sebagai calon gubernur atau wakil gubernur.

Hal ini dirasa wajar mengingat besarnya potensi yang dimiliki PPP di Jawa Barat. “PPP kan sembilan kursi di (DPRD Provinsi) Jabar, kemudian basis massa PPP di Jabar. PPP juga punya kader yang ditawarkan,” katanya.

Dia pun menegaskan bahwa PPP cenderung bergabung dengan koalisi yang mau memrioritaskan kadernya sebagai kandidat. “Iya dong, buat apa kita membangun kader. Kami akan segera mengumumkan kandidat yang akan diusung,” pungkasnya.(asp/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029
Vonis Ade Kuswara Ditunda, Sidang Perkara Korupsi Digelar 14 September
PSI Cirebon Percepat Konsolidasi, Struktur Organisasi Ditargetkan Rampung hingga Desa
GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru
Otomotif di Jabar Tertinggi Nasional, GIIAS Bandung 2026 Resmi Digelar
Demokrat Bekasi Turun ke Lapangan, Lomba Rakyat Meriahkan HUT RI
Persib Hajar Sabah FC 3-0, Umpan Notsuda Bikin Gol Ini Jadi Sorotan
Adira Expo Bandung 2026 Hadirkan Promo Kredit Mobil dan Motor Spesial HUT RI, Ini Daftar Keuntungannya

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:13 WIB

Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029

Senin, 7 September 2026 - 20:22 WIB

Vonis Ade Kuswara Ditunda, Sidang Perkara Korupsi Digelar 14 September

Senin, 7 September 2026 - 16:53 WIB

PSI Cirebon Percepat Konsolidasi, Struktur Organisasi Ditargetkan Rampung hingga Desa

Minggu, 6 September 2026 - 15:26 WIB

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru

Kamis, 3 September 2026 - 06:05 WIB

Otomotif di Jabar Tertinggi Nasional, GIIAS Bandung 2026 Resmi Digelar

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB