Plumbon Bersholawat di Malam Tahun Baru, Ingatkan Masjid Bukan Tempat Untuk Berpolitik

- Redaksi

Senin, 31 Desember 2018 - 05:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon– Meriahkan suasana malam pergantian tahun 2019, ratusan masyarakat di Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menggelar kegiatan sholawatan bertajuk Plumbon Bersholawat ke-6 di Halaman Kantor Kuwu Kebarepan Plumbon, Senin (31/12) malam.

Kegiatan Plumbon Bersholawat ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Plumbon dan Dewan Kemakmuran Masjid se-Kecamatan Plumbon tiap malam pergantian tahun.

Kali ini, Plumbon Bersholawat mengangkat tema khusus menyambut tahun politik 2019 yaitu “kita bebaskan sarana peribadatan dari politik praktis untuk membangun bangsa seutuhnya”.

Rohman selaku Wakil MWC NU Kecamatan Plumbon menjelaskan, selain bertujuan untuk memeriahkan malam pergantian tahun baru, Plumbon Bersholawat juga bertujuan untuk mengingatkan agar masjid seutuhnya dimanfaatkan sebagai tempat ibadah, bukan sebagai tempat untuk berpolitik.

“Tema masjid anti politik agar masjid dimanfaatkan seutuhnya untuk keagamaan. Karena kita mengerti bahwa masjid dan tempat ibadah apapun tidak boleh untuk aktivitas politik,” kata Rohman.

Menurutnya, di tahun politik 2019, masjid rentan digunakan oleh oknum-oknum yang memanfaatkan untuk meraih suara masyarakat. Oleh sebab itu, melalui Plumbon Bersholawat ini ia juga mengingatkan kepada seluruh pengurus masjid di Kecamatan Plumbon agar menggunakan masjid sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  Jokowi Hadiri GIIAS 202

Semetara itu, hadir juga dalam acara tersebut sebagai penceramah yaitu KH. Muhammad Abbas Bilyakhsi Fuad Hasyim, yang merupakan salah satu pengasuh Pondok Buntet Pesantren Cirebon. Ia menjelaskan, bahwa dirinya tidak setuju tempat-tempat ibadah dan beberapa acara keislaman sebagai tempat untuk kepentingan politik.

“Jangan kotori acara-acara keislaman dengan kepentingan politik, tidak boleh, saya tidak setuju,” ujar pria yang akrab disapa kang Abbas tersebut.

Masih menurut KH. Muhammad Abbas, bahwa seringkali orang membawa-bawa agama terhadap politik. Padahal, hal demikian tersebut tidak diperbolehkan.

Baca Juga :  Jelang Ramadhan, Pemkot Bekasi Upayakan Pengendalian Harga Kebutuhan Pokok

“Sebab politik itu kejam, menghalalkan berbagai cara. Dan Banyak orang yang mengejar kepentingan politik dengan kepentingan agama.”

Maka dari itu, masyarakat Indonesia boleh memilih calon pemimpin manapun khususnya mendekati pilpres 2019 ini. Asalkan, umat islam di Indonesia tetap saling menghormati pendapatnya satu sama lain dan jangan menjatuhkan pendapat orang karena berbeda pendapat.

Terakhir, panitia Plumbon Bersholawat berharap agar seluruh masyarakat dapat mampu menangkal berita hoax yang banyak terjadi jelang Pemilu 2019 mendatang.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall
MBZ Naik 76%
Mudik Gratis Bekasi Diserbu Warga! 1.458 Orang Berangkat Pakai 27 Bus ke Solo hingga Surabaya
Tri Adhianto Minta Dedi Mulyadi Percepat Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi
HUT ke-29 Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Harris Bobihoe Hormati Jasa Pahlawan

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 10:10 WIB

Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN

Kamis, 2 April 2026 - 11:16 WIB

Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:20 WIB

MBZ Naik 76%

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !