“Setiap lakon adalah cara mengirimkan pesan dari wayang. Lakonnya kali ini membawa pesan luhur bagi kehidupan kita,”kata Tri Adhianto.
Kata Tri melanjutkan menonton wayang adalah proses meresapi sebuah tontonan untuk menjadi sebuah tatanan dalam kehidupan.
Bukan hanya itu, ini menjadi bagian dari penghargaan bagi budaya para leluhur dan bangga akan kebudayaan yang ada di Indonesia
“Menghargai budaya leluhur kita, ini merupakan warisan kekayaan bagi anak cucu kedepan, bangga akan budaya yang ada di negeri kita tercinta,” tambahnya.
Tri sangat respek terhadap warga pecinta wayang di Kota Bekasi. Pasalnya banyak komunitas pecinta wayang yang berada di Bekasi dikenal banyak yang memiliki komitmen untuk melestarikan seni budaya Nusantara, dalam hal ini wayang Jawa. Apalagi, banyak lahir tokoh dalang muda yang potensial, karena regenerasi yang terus berjalan dengan konsisten.
Tambah Tri Adhianto mengatakan, meskipun Kota Bekasi merupakan kota yang heterogen namun Kota Bekasi menjadi kota yang kian harmonis, pada malam ini banyak warga yang menonton pagelaran wayang yang juga berasal dari suku lain, membuktikan ada ikatan persatuan di dalam kebhinekaan. (red)
Halaman : 1 2











