Pilihan Warga Tlajung Udik Seruduk Balai Desa

- Redaksi

Kamis, 30 November 2017 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bogor – Kesekian kalinya, puluhan warga Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunungputri, yang menjadi korban penggelapan uang sewa lahan berdagang di perumahan Griya Bukit Jaya, mendatangi kantor Kecamatan dan kantor Desa Tlajung Udik, Rabu (29/11/2017).

Mereka berdemo ke pengurus Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Tlajung Udik yang diduga menggelapkan uang milik warga sebesar Rp 500 juta lebih dari 94 konsumen untuk pembangunan lapak pasar di Perum Griya Bukit Jaya (GBJ). Setelah itu para warga tersebut melakukan mediasi yang disaksikan oleh Wakapolsek Gunung Putri, namun dari belasan pertemuan mediasi tersebut mendapatkan hasil yang sama tanpa adanya solusi atau Deadlock.

Baca Juga :  Kapolres Cirebon: Kita Adakan Rapat Internal hari Sabtu dan Senin

Dalam aksinya warga juga membawa spanduk yang bertuliskan ‘Kami Minta pemerintah ikut bertanggungjawab atas ulah BumDes Tlajung Udik, kembalikan uang kami’.

Bahkan lebih jauh warga menuding ada persekongkolan antara pihak Desa Tlajungudik dengan Muspika Gunungputri.

“kami minta tolong kepada kepala desa Tlajung udik dan pak camat Gunungputri agar membantu untuk mengembalikan uang kami yang telah disetorkan ke BumDes. Karena sudah dua tahun kami hanya diberikan janji-janji saja akan dibangun kios di perumahan GBJ, puluhan warga sudah menyetorkan uang untuk DP pembangunan Kios, tetapi sampai saat ini Kios yang dijanjikan oleh Bumdes Tlajung Udik tak kunjung dibangun,” ungkap Nurhayati warga Kp Kedep Gunung yang terperangkap janji manis Pemdes Tlajungudik.

Baca Juga :  Kartu Indonesia Pintar Tidak berlaku di SMA Negeri 1 Astana Japura, Wali Murid Mengeluh

Menurutnya, setoran warga kepada pihak Bumdes Tlajung Udik bervariasi mulai dari Rp 6 juta hingga ada yang Rp 22 juta.

“Saya sudah mengeluarkan uang sebesar Rp 6 juta, itu merupakan DP untuk pembangunan kios, ada juga yang ngasih DP 10 juta, 12 juta, hingga 22 juta. Kalau dihitung dari jumlah 94 warga yang sudah setor bisa mencapai Rp 500 juta,” terangnya.

Diketahui, sudah dua tahun tidak ada pembangunan apapun. Para konsumen yang menjadi korban penipuan sudah lelah bolak – balik kantor Camat dan kantor desa tlajung udik, tapi tak digubris.

Baca Juga :  Sambut Maulid Nabi, Keraton Kasepuhan Cirebon Bakal Gelar Festival Hadroh

Usai mediasi yang kesekian kalinya, Johan Sibarani selaku pihak perusahaan PT. Tlajung Cipta Karya (TCK) sebagai pihak didalam Bumdes tlajung udik, mengatakan dalam proses awalnya secara administrasi bumdes mengetahui. “Terkait lahan fasos/fasum yang dipakai sudah mendapatkan persetujuan oleh camat setempat, dan sejauh ini masih dalam proses pengajuan di pemda terkait pemanfaatan pinjam pakai lahan tersebut,” kilahnya kepada wartawan.

Johan Sibarani, mempertegaskan kembali bahwa sudah dua kali Camat Gunungputri mengeluarkan rekomendasi izin untuk memanfaatkan lahan fasos/fasum. Katanya, Uang setoran warga tersebut sudah berjalan pemakaiannya, mulai dari awal pengurusan administrasi dari tingkat Desa, Kecamatan, hingga Pemkab Bogor, dan teknis lapangan pembangunan awalnya. (Yei/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi
Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban
445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi
SATU PINTU Resmi Aktif, Warga Bekasi Kini Urus Perizinan Online 24 Jam
Ribuan Jamaah Muhammadiyah Salat Id di Bekasi, Kawasan Grand Wisata Padat
Jelang Lebaran, Fuso Berkah Ramadan Hadir Servis Truk Dapat Diskon & Cek Gratis
VinFast Resmi Buka Pemesanan VF MPV 7 di Indonesia, MPV Listrik Premium Tujuh Penumpang

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:30 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:27 WIB

Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi

Senin, 27 April 2026 - 22:00 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban

Senin, 27 April 2026 - 14:41 WIB

445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi

Senin, 27 April 2026 - 10:01 WIB

SATU PINTU Resmi Aktif, Warga Bekasi Kini Urus Perizinan Online 24 Jam

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama warga dan pengurus Kampung KB Kenanga RW 08, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, usai memberikan apresiasi atas keberhasilan meraih Juara 1 Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Provinsi Jawa Barat dan mewakili Jawa Barat pada penilaian tingkat nasional.

Pemerintahan

Wali Kota Bekasi Optimistis Raih Prestasi Nasional

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:18 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan arahan kepada ASN saat sosialisasi Sistem Informasi BEETRI di BKPSDM Kota Bekasi sebagai upaya memperkuat budaya disiplin dan integritas aparatur.

Bekasi

Tri: Disiplin ASN Tak Hanya Diukur dari Absensi

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:00 WIB