Kapolres Cirebon: Kita Adakan Rapat Internal hari Sabtu dan Senin

- Redaksi

Kamis, 28 September 2017 - 14:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Ratusan supir angkot Kota Cirebon berkumpul di depan kantor Organda DPC Kota Cirebon yang terletak di Jl. Sisingamangaraja hari Kamis (28/9), sebagai bentuk menuntut janji pemerintah untuk menindaklanjuti transportasi berbasis online.

Taufik, selaku supir angkot GM menginginkan agar transportasi online dibubarkan jika memang angkot dibutuhkan. “Kita menuntut keadilan, karena kita sudah bertindak sesuai prosedur yang dikeluarkan pemerintah. Jadi, pemerintah mau pilih online atau angkot?” tegasnya.

Baca Juga :  Driver Online Keberatan dengan Permenhub no. 108 Tahun 2017

Kapolres Kota Cirebon, Adi Vivid dan Karsono, Kepala Organda DPC Kota Cirebon, tiba beberapa saat di kantor Organda setelah sebelumnya mengadakan rapat bersama Walikota Nasrudin Azis di Balaikota Cirebon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di hadapan para supir angkot, Adi Vivid menjelaskan bahwa Walikota, Dishub, dan Kepolisian sedang berproses untuk membuat kesepakatan.

Baca Juga :  BN Holik Qodratullah Hadiri Grand Opening Pusat Oleh-oleh Kabupaten Bekasi (POKSI)

“Padahal malam akan berdiskusi lagi untuk merumuskan. Namun karena ada perselisihan (kemarin, red) jadi ditunda,” jelasnya.

Menurutnya, para supir angkot ini salah paham. Kesepakatan awal yang menjelaskan bahwa akan ada kelanjutan lagi setelah Festival Keraton Nusantara (FKN) tanggal 27 September 2017. Mereka mengira sudah ada keputusan, padahal baru dirumuskan dan diproses.

Baca Juga :  Kementerian Pendidikan Turun Tangan Redam Kegaduhan di SMK Negeri 1 Lemahabang

“Kita akan adakan rapat internal hari Sabtu, untuk Senin ada rapat lanjutan lagi, dan akan dirumuskan Perwali,” jelasnya.

Selain itu, kepolisian juga akan melakukan penertiban sesuai kewenangan, contohnya kelengkapan surat-surat kendaraan dan sabuk pengaman.

“Masalah perizinan dan trayek itu ada di Dishub,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik
Camat Cibitung Dukung Penyempurnaan Raperda KTR, Hampir 120 Spanduk Rokok Ditertibkan
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Camat Cibitung Dukung Penyempurnaan Raperda KTR, Hampir 120 Spanduk Rokok Ditertibkan

Berita Terbaru