Demiz Hadiri Kegiatan Menanam Mangrove

- Redaksi

Minggu, 30 Juli 2017 - 18:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Pegiat pecinta lingkungan se-Kabupaten Cirebon tanam 20 ribu pohon mangrove di pesisir pantai Desa Klayan, Kecamatan Gunung Jati, Minggu (30/07). Penanaman mangrove ini dalam rangka memeringati Hari Mangrove Internasional. Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar turut langsung menanam mangrove.

Demiz, biasa ia disapa, berpesan kepada masyarakat agar selalu menjaga lingkungan termasuk pesisir pantai. Menurutnya dengan menjaga alam, dirinya menilai alam juga akan menjaga masyarakat. Saat ini menuutnya garis pesisir makin berkurang, sementara manusia makin bertambah.

“Kalau kita tidak bisa menghargai alam, maka alam pun tidak akan menghargai kita. Menanam mangrove bisa membantu kita melestarikan alam dan lingkungan,” kata Deddy.

Deddy Mizwar pun sempat mengkritik perusahaan yang berada di dekat laut yang dinilainya belum maksimal membantu kelestarian lingkungan. Meskipun begitu Pemerintah Provinsi Jawa Barat menurutnya terus mengupayakam untuk membantu kelestarian lingkungan.

“Pemprov terus upayakan membantu dari berbagai hal karena UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah kewenangan laut ada di Pemrov. Tapi tidak hanya Pemprov, perusahaan juga harus turut membantu,” katanya. Dalam kesempatan itu PT CEP turut membantu pelaksanaan tanam mangrove.

Baca Juga :  Pemberian Materi Bagi Petugas Pamdal Baru

Sementara itu, Ketua LSM Panglaot Yudha Putra, Teuku Fakhrudin kecewa dengan tidak hadirnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Hermawan yang tidak hadir. Padahal dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat, Anang Sudarna hadir mendampingi Deddy Mizwar.

“Ini kan tidak ada perhatian, yang punya wilayahnya saja tidak hadir. Masa yang dari Jawa Barat hadir yang tuan rumah tidak hadir,” katanya.

Baca Juga :  Ponpes Al-Qudsiyyah Gelar Alumni Akbar

Fakhrudin menegaskan garis pesisir pantai di Kabupaten Cirebon mempunyai panjang 67 KM. Data tersebut setelah dirinya menghitung ulang dengan ahli dari Institut Pertanian Bandung. Fakhrudin mengatakan setiap tahunya di Kabupaten Cirebon terjadi abrasi yang setiap tahunnya mencapai 1 meter.

“Jadi kalau ada pihak yang mengatakan abrasi masih normal itu gak benar, saya pelaku di sini. Abrasi setiap tahunnya 1 meter, daratan di pesisir hilang 1 meter setiap tahunnya,” imbuhnya. (juf/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maxim Perkuat UMKM di 400 Kota, Bantu Pelaku Usaha Tekan Biaya Operasional
Pemuda Patriot dan Digdaya Ajak Generasi Muda Jaga Ketertiban dan Persatuan Bangsa
Go-Woman.id Gelar Seminar UMKM Perempuan, Dorong Bisnis Rumahan Naik Kelas
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Ramadhan 1447 H: Rektor Institut Agama Islam Nusantara Ajak Umat Raih Predikat Taqwa
Mekanik Cikarang Juara Nasional Kontes Mitsubishi Fuso 2025, Persiapan Hanya 1 Bulan
Ekosistem PNM Ciptakan Pemberdayaan Lintas Generasi, dari UMKM hingga Lapangan Kerja

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:06 WIB

Maxim Perkuat UMKM di 400 Kota, Bantu Pelaku Usaha Tekan Biaya Operasional

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:50 WIB

Pemuda Patriot dan Digdaya Ajak Generasi Muda Jaga Ketertiban dan Persatuan Bangsa

Senin, 6 Juli 2026 - 21:31 WIB

Go-Woman.id Gelar Seminar UMKM Perempuan, Dorong Bisnis Rumahan Naik Kelas

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami