Penemuan Mayat Bayi di Sungai Cipager, Gegerkan Warga Desa Cempaka

- Redaksi

Sabtu, 26 Mei 2018 - 12:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Warga Desa Cempaka, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon dibuat geger dengan penemuan sesosok mayat bayi di saluran irigasi Sungai Cipager desa tersebut, Sabtu pagi (26/5). Diperkirakan bayi tersebut baru Iahir itu diduga sengaja dibuang oleh orangtuanya, pasalnya saat ditemukan masih terdapat tali pusar di bayinya.

Bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh Sauni (47), seorang perangkat Desa Cempaka yang hendak pulang ke rumah usai dari Pasar Kalitanjung melintas di Jl. Ki Ageng Tirtayasa sekitar pukul 07.00 WIB. Dia merasa curiga melihat benda seperti boneka di saluran irigasi. Setelah didekati dan yakin itu adalah mayat bayi, dia langsung melaporkan ke Polisi.

Baca Juga :  Parah, Sekitar 2.400-an Surat Suara Pilbup Cirebon Hilang

“Saat saya hendak pulang lewat sini, saya curiga melihat kayak boneka di sungai. Pas didekati, ternyata itu mayat bayi. Saya langsung lapor ke polisi,” terangnya.

Petugas kepolisian dari Polsek Talun datang ke lokasi setelah menerima laporan, kemudian langsung melakukan olah TKP dan mengangkat mayat bayi perempuan tersebut. Mayat bayi itu pun dibawa ke RSUD Gunung Jati, Kota Cirebon untuk dilakukan pemeriksaan awal.

Menurut Kapolsek Talun AKP Eddi Mulyadi, dari hasil pemeriksaan awal, petugas mendapati adanya sejumlah luka di bagian wajah, lengan, dan kaki. Akhirnya, guna penyelidikan lebih lanjut dan dilakukan otopsi, mayat bayi malang itu dievakuasi ke RS Bhayangkara di Indramayu.

Baca Juga :  Sopir Taksi Online Dibunuh, ini Kronologinya

“Kami masih lakukan penyelidikan untuk mencari orang tua dan untuk mengetahui apakah sengaja dibuang atau tidak. Sepertinya bayi ini baru saja dilahirkan, karena masih ada ari-arinya yang terpotong tak beraturan. Saksi-saksi pun sudah kami mintai keterangannya,” pungkasnya.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:59 WIB

Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi

Minggu, 20 September 2026 - 13:16 WIB

18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Berita Terbaru