Penderita Kusta Masih Tinggi, Pemkab Cirebon Terus Sosialisasikan kepada Masyarakat

- Redaksi

Rabu, 31 Januari 2018 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Penyakit kusta yang kerap menyerang usia produktif dikarenakan pada usia-usia tersebut, cukup melakukan banyak aktivitas. Hal tersebut membuat resiko tertularnya penyakit kusta lebih besar. Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Dwi Sudarni saat menghadiri peringatan Hari Kusta Sedunia ke-65 di Puskesmas Astanajapura, Kecamatan Astanjapura Kabupaten Cirebon, Rabu (31/1).

“Usia-usia produktif tersebut memang kerap memamg memiliki aktivitas di luar lebih banyak, seperti kontak fisik. Apalagi yang laki-laki. Jadi, kemungkinan tertularnya lebih besar,” jelasnya saat ditemui awak media.

Baca Juga :  Atlet Taekwondo Tim POPDA Kabupaten Majalengka Laksanakan Training Centre

Dengan memperhatikan permasalahan tersebut, maka pihaknya melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon terus mensosialisasikan dan edukasi kepada masyarakat tentang apa itu penyakit kusta, baik pengertiannya, gejala-gejala atau tanda-tanda yang ditimbulkannya, penyebabnya, serta cara penyembuhannya.

“Pengetahuan masyarakat saat ini masih minim. Mereka bahkan tidak tahu kalau sedang mengalami penyakit kusta. Untuk itu, melalu kegiatan ini, kami mengenalkan kepada masyarakat tentang bahaya penyakit kusta,” tuturnya.

Lanjut Dwi, Kabupaten Cirebon sempat menduduki peringkat 3 teratas di kabupaten dan kota yang ada di Jawa Barat pada tahun 2016. Tentunya angka tersebut masih cukup tinggi untuk penderita kusta di Kabupaten Cirebon.

Baca Juga :  Plt Wali Kota Bekasi Serahkan Distribusi Bantuan Dana Zakat Secara Simbolis

“Pemerintah selalu berusaha untuk menurunkan angka kusta di Kabupaten Cirebon,” tuturnya.

Dwi melanjutkan, pemerintah sudah melakukan kegiatan-kegiatan dan penemuan kasus secara intensif ke sekolah-sekolah dan masyarakat, untuk mengurangi dan mengobati penderita kusta. Karena itu, pemerintah Kabupaten Cirebon menggratiskan pengobatan kusta selama setahun.

“Harapannya di tahun 2019 nanti semoga penyakit kusta akan menurun di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028
Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa
Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Dua Skema Atasi Sampah Burangkeng
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawali Bekasi Jenguk Korban Ledakan Cimuning, 2 Orang Dirawat di ICU
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:21 WIB

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB

Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa

Rabu, 8 April 2026 - 07:09 WIB

Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 12:17 WIB

Dua Skema Atasi Sampah Burangkeng

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !