Penanganan Covid-19 untuk Pesantren Dianggarkan 4,2 Miliar

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2020 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penanganan Covid 19 untuk Pesantren dianggarkan 42 milyar

i

Penanganan Covid 19 untuk Pesantren dianggarkan 42 milyar

RJN, Indramayu – Penanganan Covid-19 untuk pondok pesantren di Kabupaten Indramayu pada tahun pelajaran baru dianggarkan Rp4,2 miliar. Anggaran tersebut diperuntukkan untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19.

Perihal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, H Sirojudin saat dihubungi FC melalui via telepon, Selasa (7/6/20)

Dikatakan Sirojudin, mengenai penanganan Penyebaran Covid-19 di lingkungan pesantren pada masa ajaran baru pihaknya sudah menyampaikan perihal tersebut kepada Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat sela sela menjelang rapat paripurna.

“Saya sudah menyampaikannya langsung kepada Plt Bupati Indramayu,” ungkapnya

Menurut Sirojudin, terkait penanganan Covid-19 di pondok pesantren ini dinilai penting mengingat dirinya banyak menerima masukan dari pengurus pesantren di kabupaten Indramayu.

Baca Juga :  Bupati Bekasi Lantik dan Kukuhkan 507 Pejabat Struktural

“Semua santri, ustad dan pengajar harus di rapid / swab test gratis tidak dipungut biaya,” ucapnya

Sirojudin menjelaskan Dalam obrolannya dengan Plt Bupati Indramayu mengenai penanganan Covid-19 di lingkungan pondok pesantren sudah dialokasikan anggarannya sekitar 4,2 miliar dan seluruh pesantren di persilahkan untuk mengajukannya ke pemda Indramayu.

“Saya berharap mengenai Covid-19 jangan ada yang ditutup tutupi apapun nanti hasilnya,” ungkapnya

Baca Juga :  Kabupaten Cirebon Kembali Lagi ke Zona Kuning

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, dr. Deden Bonni Koswara mengatakan, mengenai penanganan Penyebaran Covid-19 di lingkungan pondok pesantren pihaknya akan melakukan swab gratis kondisi dilakukan untuk hasil yang lebih akurat.

“Sudah kita rencanakan, tapi nanti waktunya akan kami sampaikan,” ungkapnya.

(gus/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah
Pasien Dirawat di Rumah Sakit, Tim Adminduk Cikarang Pusat Jemput Bola Rekam E-KTP ke Ruang Perawatan
Pemkab Bekasi Bidik Pajak Air Tanah, Ribuan Perusahaan Siap Diawasi
Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:00 WIB

Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:12 WIB

Pasien Dirawat di Rumah Sakit, Tim Adminduk Cikarang Pusat Jemput Bola Rekam E-KTP ke Ruang Perawatan

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Bekasi Bidik Pajak Air Tanah, Ribuan Perusahaan Siap Diawasi

Berita Terbaru