oleh

Pemprov Jabar diminta Tegur Kontraktor Jembatan Jalur Pantura Cirebon

RJN, Cirebon -.Jelang akhir tahun pembangunan infrastructure jalur pantura terus dikebut, seperti perbaikan perbaikan jembatan yang berada di wilayah timur Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat.
Salah satunya proyek perbaikan jembatan Bangka Deres dijalur pantura di Kecamatan Pangenan, proyek pengecoran jembatan yang sedang dilakukan oleh kontraktor sangat disayangkan warga kecamatan Pangenan.

Kami berharap pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui dinas terkait (Red. Dinas Bina Marga) agar menegur pihak perusahaan rekanan kontraktor jembatan Bangka Deres.

“Jujur kami sangat prihatin sebagai masyarakat di Cirebon menyaksikan pembangunan sarana prasana yang dilakukan kontraktor tidak mengikuti aturan yang ada, dilokasi proyek tidak dipasang papan proyek, kami perlu sampaikan agar pemerintah dalam hal ini mengingatkan tidak menutup mata,”ungkap Sukiman 36 tahun warga setempat kepada salah seorang Jurnalis media rakyatjabarnews.com saat ditemui di Lokasi Jembatan Bangka Deres Pangenan, Senin (3/12/2018).

Ditambahkan Tokoh masyarakat Pangenan, Satori dalam hal ini pihak perusahan pemenang tender telah melanggar amanat Undang undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) serta Kepres Nomor 70 tahun 2012 atas perubahan kepres nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Aturan diatas mewajibkan pihak kontraktor memasang papan informasi proyek sehingga masyarakat dapat memantau secara langsung, apakah sudah sesuai dengan site plan dan RAB.”

Masih menurut Satori perlu ada transfaransi dan pengawasan oleh pemerintah juga masyarakat agar anggaran yang digelarkan bisa bermanfaat bagi masyarakat serta mendapatkan infrastructure yang berkualitas, “ujarnya.

Sedangkan menurut Reza dari pihak PT. Azmi Putra Perkasa, mengatakan jika papan nama proyek ada di jembatan bandengan, soalnya pihaknya mengerjakan satu paket proyek meliputi 8 jembatan,” tandasnya. (ymd/rjn)

Komentar

News Feed