Viral, Bekas Galian C di Cirebon Kini Jadi Tempat Wisata Instagramable

- Redaksi

Selasa, 16 Juli 2019 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Bekas Galian C di Cadasngampar, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon berpotensi menjadi destinasi wisata baru. Karena, topografi dan kondisi lahannya sangat mirip dengan tempat wisata Bukit Jaddih di Madura, dan Tebing Breksi di Sleman.

Kedua tempat ini, merupakan sebagian kecil dari tempat wisata yang memanfaatkan lahan bekas Galian C. Namun, untuk mewujudkannya dibutuhkan pengelolaan yang baik dan kebijakan yang terintegrasi antara Pemerintah Kota Cirebon, masyarakat, dan stakeholder.

Baca Juga :  Hari Kesadaran Nasional, Kapolres Metro Bekasi Kota Pimpin Apel.

Lurah Argasunya, Dudung Abdul Barry menjelaskan, di bekas Galian C Cadasngampar terdapat kolam-kolam air bekas galian, yang dikelilingi oleh tebing-tebing setinggi 10 sampai 15 meter yang menjadikan lokasi ini sebagai foto menarik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di beberapa bagian tebing tersebut, terdapat beberapa lubang-lubang bekas galian yang sangat pas sebagai latar belakang foto. “Jika melihat foto-fotonya, sekilas memang terlihat bagus dan instagramable,” katanya, Selasa (16/7/2019).

Baca Juga :  Tradisi Jelang Ramadan, Warga Nyekar ke Makam

Oleh karena itu, pihaknya dan pemuda setempat hendak memviralkan potensi wisata itu melalui media sosial. “Anak-anak muda sudah ada yang bagikan foto-fotonya di media sosial. Kami ingin memviralkannya,” imbuhnya.

Bahkan, ia sempat studi banding ke Tebing Breksi pada tahun 2018 kemarin. Kondisi lahan dan suasananya memang hampir mirip dengan yang ada di wilayah Argasunya. “Topografinya sangat mirip,” katanya.

Baca Juga :  XL Axiata Alihkan UMB *123# ke *808# Tetap Upayakan Kenyamanan Pelanggan

Namun, potensi yang besar tersebut masih terkendala terkait kepemilikan lahan Galian C. Pasalnya, terdapat banyak kepemilikan lahan tersebut yang mengakibatkan Pemerintah Kota Cirebon kesulitan mengembangkan potensi wisata.

Selain itu, akses jalan serta faktor keamanan juga masih menjadi hambatan dalam mengembangkan potensi wisata di Argasunya. “Tahap awal kita masih mengurusi kepemilikan lahan dahulu, agar bisa menjadi milik Pemerintah Kota Cirebon,” ungkapnya.

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall
MBZ Naik 76%
Mudik Gratis Bekasi Diserbu Warga! 1.458 Orang Berangkat Pakai 27 Bus ke Solo hingga Surabaya
Ramadhan 1447 H: Rektor Institut Agama Islam Nusantara Ajak Umat Raih Predikat Taqwa
Tri Adhianto Minta Dedi Mulyadi Percepat Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 10:10 WIB

Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN

Kamis, 2 April 2026 - 11:16 WIB

Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:20 WIB

MBZ Naik 76%

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !