Pemkot Cirebon Gelar Final Review Masterplan Smart City dan Program Quick Win

- Redaksi

Kamis, 2 November 2017 - 17:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon menggelar kegiatan Final Review Masterplan Smart City dan Program Quick Win dengan tema “Terwujudnya Cirebon Kota Cerdas yang Kreatif, Inovatif, Sinergis, dan Berdaya Saing pada Tahun 2028” di Ruang Rapat Adipura Balai Kota Cirebon, Jl. Siliwangi Kota Cirebon hari Kamis (2/11). Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Cirebon, Forkopimda Kota Cirebon, serta beberapa instansi terkait lainnya.

Sekda Kota Cirebon Asep Dedi Mengatakan bahwa kegiatan ini adalah finalisasi dari program smart city yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Cirebon. Setelah sebelumnya selama empat bulan mendapatkan dukungan dan bimbingan dari Kominfo RI.

Baca Juga :  Plt Ketua TP PKK: Pelatihan Menghantarkan Masyarakat Semakin Dekat dan Cinta Terhadap Al-Qur’an

“Dengan banyak pihak yang hadir pada kegiatan ini, menandakan bahwa bentuk dukungan penuh terhadap program smart city di Kota Cirebon ini. Diawali dengan program quick win yakni empat program yang dalam waktu dekat bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya saat ditemui awak media usai acara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia melanjutkan, dengan adanya beberapa program tersebut, maka bisa membantu pelayanan masyarakat sehingga lebih cepat, efisien, dan juga lebih terjangkau. “Nantinya lebih mudah diakses oleh masyarakat,” kata Asep.

Baca Juga :  Demi Menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Polda Jabar Gelar Penyuluhan

Sedangkan menurut Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistika (DKIS) Kota Cirebon Iing Daiman menjelaskan, bahwa program smart city ini terbagi menjadi tiga bagian yakni quick win atau jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

“Program quick win segera diterapkan pada tahun 2017, di antaranya Cirebon Melet (Melek Internet), Cirebon Brojol Aja Klalen (akte langsung jadi jika lahiran lapor secara online), Wadul Bae (Warga Peduli Bocah Lan Mboke), dan Cirebon Lengko (Layanan Elekronik Kesehatan Online),” jelasnya.

Baca Juga :  Perkuat Solusi Keamanan SiberXL Axiata Dukung Kolaborasi ITSEC Asia - DEFEND IT360 Luncurkan Solusi IntelliBroń

Menurut Iing, nama-nama yang dipilih dalam program quick win tersebut supaya lebih merakyat dan lebih menunjukkan kearifan lokal daerah kota Cirebon. Sebab, nama-nama tersebut sangat identik dengan Kota Cirebon.

Kemudian untuk program jangka menengah, Iing menjelaskan yaitu administrasi kelurahan dan lain sebagainya, akan dilaksanakan pada tahun 2018 mendatang termasuk juga program jangka panjang. Iing menargetkan tahun 2028 bisa terwujud program smart city tersebut.

“Maksimal tahun 2028 bisa terwujud semua, walaupun tidak 100%, setidaknya hampir menyeluruh,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
Medan Dikebut 5G, XLSMART Siapkan 1.000 Lebih BTS

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru