Warung online Migrant Shop Resmi Diluncurkan

- Redaksi

Jumat, 6 Desember 2019 - 14:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Dengan telah diluncurkannya warung online ‘migrant shop’ purna pekerja migran Indonesia (PMI) oleh Pemkab Indramayu yang diwakili oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu Hj. Sri Wulaningsih menandakan telah terjadi perubahan di kalangan masyarakat Indramayu yang purna PMI.

i

Dengan telah diluncurkannya warung online ‘migrant shop’ purna pekerja migran Indonesia (PMI) oleh Pemkab Indramayu yang diwakili oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu Hj. Sri Wulaningsih menandakan telah terjadi perubahan di kalangan masyarakat Indramayu yang purna PMI.

RJN, Indramayu – Dengan telah diluncurkannya warung online ‘migrant shop’ purna pekerja migran Indonesia (PMI) oleh Pemkab Indramayu yang diwakili oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu Hj. Sri Wulaningsih menandakan telah terjadi perubahan di kalangan masyarakat Indramayu yang purna PMI.

Hal itu dimaksudkan untuk merubah image yang melekat di Indramayu sebagai pengirim PMI terbanyak ke luar negeri, menjadi pengiriman produk ekonomi yang lebih mendatangkan rupiah.

“Hari ini ingin memberikan persembahan untuk Indramayu khususnya, untuk Indonesia, bahwa kami masyarakat Indramayu ingin merubah yang namanya urbanisasi manusia itu diganti urbanisasi ekonominya, lebih ke ngirimkan produk unggulan,” kata pegiat PMI Darwinah di sela-sela kegiatan peluncuran warung online ‘migrant shop’ yang dirangkai dengan kegiatan seminar komunitas migran dan UMKM menuju revolusi industri 4.0. dan masyarakat 5.0. di hotel Grand Trisula, Kamis (5/12/2019).

Sebagai penggagas migrant shop, ia menjelaskan peluncuran tersebut bertujuan agar pelaku UMKM para purna dan keluarga PMI tidak ketinggalan zaman dan tidak gagap teknologi di era digital. Diharapkan, Indramayu tak lagi menjadi pengirim PMI ke luar negeri.

“Ini adalah proses bagaimana kita bisa meminimalisir agar berangkat di luar negeri itu bisa berkurang, sehingga yang kita kirim itu produknya, produk unggulan,” tegasnya.

Ia memahami perjuangan purna PMI untuk bisa mandiri di negeri sendiri agar tidak lagi berangkat kerja ke luar negeri. Karena itu, warung online merupakan salah satu yang menjawab persoalan itu dan dapat menghidupi keluarga purna PMI.

Baca Juga :  Peringatan Hari Aids Sedunia, KPA Jawa Barat Gelar Acara

“Mereka omsetnya sekitar Rp 10-15 juta per bulan. Itu bisa membuktikan bahwa mereka bisa save (nabung) gitu ya uangnya di Indonesia tanpa harus ninggalin anak sama suaminya,” terangnya.

Ia berharap peluncuran warung online pertama di Indonesia bagi purna PMI itu dapat menjadi proyek percontohan yang sangat bermanfaat bagi para perempuan Indonesia. Dengan demikian, tidak perlu ke luar negeri untuk mencari pendapatan.

“Dengan mereka bekerja di sini, mereka bisa menghasilkan uang, bisa kumpul dengan anak sama suaminya,” kata perempuan yang juga Ketua Koperasi Keluarga Migran Indonesia itu.

Harapan agar purna PMI tak lagi kembali bekerja ke luar negeri juga diamini Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu Hj. Sri Wulaningsih.

Baca Juga :  Owner Restoran Sangkara Garden Diduga Tipu Supplier sebesar 41 Juta

Menurutnya, PMI cukup sekali atau dua kali saja bekerja di luar hanya untuk mengumpulkan modal.

“Ketika modalnya itu cukup, diharapkan mereka berwirausaha dari uang yang dia punya, berwirausaha dan mengembangkan di daerahnya sendiri untuk keluarga,” ucapnya, usai meluncurkan warung online ‘migrant shop’.

Sementara itu, Kasubdit Tenaga Kerja Mandiri Direktorat Pengembangan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI Siti Rohimah berharap apa yang telah dilakukan komunitas migran di Indramayu dapat menginspirasi PMI di daerah lain di seluruh Indonesia.

“Menginspirasi temen-temen desmigratif di seluruh wilayah kabupaten/kota di Indonesia menghadapi era milenial seperti ini,” katanya.

(man/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru

Anggota Pokdarwis Kuya Asih Belawa mengikuti pendampingan digital marketing pariwisata untuk meningkatkan promosi destinasi wisata Kura-kura Belawa. (Istimewa)

Cirebon

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:14 WIB