Pemkab Bersama Forkopimda Majalengka Luncurkan Program DTR

  • Whatsapp
Lawan Covid-19 Pemkab-Bersama-Forkopimda-Majalengka-Luncurkan Program Desa Tangguh Raharja

RJN, Majalengka – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Majalengka meluncurkan program Desa Tangguh Raharja (DTR) di Desa Liangjulang, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Rabu, (26/6).

Pembentukan Desa Tangguh Raharja yang diprakarsai Polri ini, dengan tujuan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19, mendapatkan dukungan penuh dari Pemekab Majalengka.

Bupati Majalengka, H. Karna Sobahi menuturkan, ada empat komponen dibentuknya desa tangguh, yakni tangguh secara jasmani dan rohani dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kemudian tangguh secara sosial ekonomi yang dibuktikan dengan berbagai potensi yang dimiliki desa-desa, dan tangguh secara keamanan, dimana partisipasi siskamling yang dilaksanakan di setiap desa.

“Terakhir, tangguh secara kreasi dan inovasi. Kreatifitas dari masyarakat itu sendiri teraktualisasikan dalam rangka kemakmuran masyarakatnya,” katanya.

Dia menyebutkan, saat ini merupakan momen yang tepat untuk masyarakat bangkit menghadapi situasi pandemi Covid-19. Seluruh masyarakat tidak akan pernah lelah dalam menghadapi pandemi virus Corona ini.

Untuk itu, sambung dia, Kabupaten Majalengka sudah melakukan berbagai upaya agar masyarakat bersama-sama bergerak dan menjadikan upaya pencegahan virus Corona.

“Pembentukan Desa Tangguh ini merupakan ide brilian, saya sangat mengapresiasinya. Gagasan ini akan menjadi gerakan masa yang luar biasa dengan menghadirkan aktivitas masyarakat yang gotong-royong, partisipatif membangun Majalengka yang sehat dan jauh dari Covid-19,” tukasnya.

Sementara itu, Kapolres Majalengka, AKBP. Bismo Teguh Prakoso mengatakan, dalam lingkup institusi Kepolisian Republik Indonesia, kegiatan ini berdasarkan atensi Kapolri untuk membentuk Kampung Tangguh Nusantara harus disesuaikan dengan kearifan lokal daerahnya.

“Sesuai kesepakatan yang disepakati bersama antara Forkopimda dan Bupati di pendopo beberapa waktu lalu, menghasilkan kesepakatan berupa ‘Desa Tangguh Raharja’. Berdasarkan kearifan lokal tersebut, diharapkan bisa menumbuhkan partisipasi semangat dan gotong-royong bersama,” katanya. 

(nuu/rjn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *