Pemda Cirebon Bakal Tambah Anggaran Posyandu

- Redaksi

Senin, 22 Juni 2020 - 14:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, saat mengunjungi Posyandu Kelapa Mudah RW 07 Kayuwalang, Kelurahan Karya Mulya, Kecamatan Kesambi Kota Cirebon, Senin, (22/6)

i

Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, saat mengunjungi Posyandu Kelapa Mudah RW 07 Kayuwalang, Kelurahan Karya Mulya, Kecamatan Kesambi Kota Cirebon, Senin, (22/6)

RJN, Cirebon – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon akan menambah anggaran untuk Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), terutama Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk menekan angka gizi kurang dan gizi buruk.

Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, saat mengunjungi Posyandu Kelapa Mudah RW 07 Kayuwalang, Kelurahan Karya Mulya, Kecamatan Kesambi Kota Cirebon, Senin, (22/6/20)

Baca Juga :  Tempat Putar Balik Ditutup, Warga Cirebon Harus Memutar Jauh

“Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, kami akan evaluasi anggaran untuk Posyandu agar PMT bisa maksimal,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eti menuturkan, pada kunjungan kali ini, dirinya bersama R. Endah Arisyanasakanti SH, anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon. Harapannya, kondisi di lapangan bisa dilihat langsung oleh legislatif dan dievaluasi.

“Mumpung ada Ibu Dewan dan camat, silakan diusulkan untuk penambahan anggaran di perencanaan,” ucap Eti.

Baca Juga :  Pemda Kota Cirebon Bidik Anugerah Parahita Ekapraya Paripurna

Sementara itu, Endah mengungkapkan, hasil peninjauan itu akan menjadi catatan untuk DPRD Kota Cirebon dalam pengalokasian anggaran untuk Posyandu.

“Kami lihat untuk PMT masih dibantu swadaya masyarakat. Maka, ini perlu ada penambahan anggaran,” ujarnya.

Ketua Posyandu Kelapa Mudah RW 07 Kayuwalang, Kemah Rosbaya, menambahkan, selama masa pandemi, antusiasme masyarakat cukup tinggi dengan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kegiatan Posyandu diganti dengan sweeping oleh petugas ke rumah warga.

Baca Juga :  Boleh Mudik, SSPM Cempaka Putih Ajak Masyarakat Siapkan Beli Mobil Baru Mitsubishi

“Kami tetap berkomitmen terus update berat badan dan pertumbuhan balita. Adapun untuk anak gizi kurang diberikan PMT dari pemda yang ditambah dari hasil swadaya,” ujarnya.

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB