Jakarta – Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat peningkatan volume lalu lintas arus balik arah Jakarta di Ruas Tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.*A. Lalu Lintas Jabodetabek, Pada Selasa 8 April 2025 atau H+7 Idulfitri 1446H,
Tercatat masih ada peningkatan volume lalu lintas transaksi yang menuju arah Puncak melalui Gerbang Tol (GT) Ciawi
1. Tercatat sebanyak 33.917 kendaraan atau naik 10.88% dibandingkan volume lalu lintas transaksi normal yaitu 30.589 kendaraan.Sedangkan volume lalu lintas yang kembali ke Jabodetabek dari arah Cikampek dan Puncak yang terdistribusi melalui Gerbang Tol (GT) Halim, GT Cikunir 6, GT Cikupa dan GT Ciawi
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
2. Total tercatat sebanyak 161.125 kendaraan atau naik 16.03% dibandingkan volume lalu lintas transaksi normal yaitu 138.859 kendaraan transaksi, dengan rincian sebagai berikut:
1. GT HalimPantauan volume lalu lintas transaksi di GT Halim arah Jakarta sebanyak 64.589 kendaraan atau naik sebesar 13.02% teradap lalu lintas transaksi normal 57.147 kendaraan.
2. GT Cikunir 6Volume lalu lintas transaksi di GT Cikunir 6 arah Jakarta melalui jalan tol MBZ sebanyak 14.475 kendaraan atau naik signifikan sebesar 171.88% dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 5.324 kendaraan.
3. GT CikupaVolume lalu lintas transaksi di GT Cikupa arah Jakarta tercatat sebanyak 46.378 kendaraan atau naik sebesar 0.19% dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 46.291 kendaraan.
4. GT Ciawi 2 Volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 2 arah Jakarta tercatat sebanyak 35.683 kendaraan atau naik sebesar 18.56% dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 30.097 kendaraan.
Lalu Lintas Jawa Barat Sementara itu di wilayah Jawa Barat, masih terpantau peningkatan volume lalu lintas menuju Bandung dan Rancaekek, tercatat total sebanyak 67.675 kendaraan melintas, atau meningkat sebesar 9.99% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 61.530 kendaraan.
Sedangkan volume lalu lintas meninggalkan Bandung menuju Jakarta, tercatat ada peningkatan volume lalu lintas tercatat total sebanyak 65.672 kendaraan melintas, atau meningkat sebesar 19.18% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 55.102 kendaraan, lalu lintas terdistribusi melalui dua Gerbang Tol dengan rincian sebagai berikut:
1. GT Cileunyi Jalan Tol Pada Cileunyi volume lalu lintas transaksi yang meninggalkan Bandung atau Jakarta menuju Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi tercatat 35.039 kendaraan atau naik sebesar 20.13% dibanding lalu lintas normal sebanyak 29.167 kendaraan.
Sedangkan, arah sebaliknya, sebanyak 36.319 kendaraan menuju Bandung atau Jakarta meninggalkan wilayah Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi. Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut naik sebesar 33.39% dari lalin normal yaitu sebanyak 27.227 kendaraan.
2. GT Pasteur Jalan Tol PadaleunyiSementara itu, volume lalu lintas transaksi yang menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat 32.636 kendaraan atau naik sebesar 0.84% dibanding lalu lintas normal sebanyak 32.363 kendaraan dan volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (masuk) meninggalkan Kota Bandung menuju Jakarta tercatat 29.353 kendaraan atau naik sebesar 5.30% dari lalin normal sebanyak 27.875 kendaraan.
Untuk memastikan kenyamanan pengguna jalan selama perjalanan arus balik, Jasa Marga telah menyiapkan beberapa titik rest area yang dapat dimanfaatkan pengguna jalan.
Untuk Ruas Tol Jagorawi arah ke Puncak, terdapat dua rest area yaitu di KM 38 dan KM 21. Bagi pengguna jalan yang hendak menuju Jakarta dari Bandung atau Rancaekek, rest area terdapat di KM 149, KM 125, KM 97, KM 88 dan KM 72. Jika sudah terjadi antrean kendaraan di akses masuk rest area, maka pengguna jalan diimbau untuk menggunakan rest area berikutnya untuk menghindari hambatan di jalan tol.
Jasa Marga juga mengimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan.
Gunakan satu e-toll yang sama untuk pembayaran di jalan tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi serta Jalan Tol JORR II, satu e-toll untuk bertransaksi ketika tapping di gerbang tol masuk dan menggunakan e-toll yang sama juga untuk tapping di gerbang tol keluar. (*)
























