Ono Surono: Radikalisme di Indramayu Harus Dicegah

- Redaksi

Minggu, 1 Desember 2019 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Indramayu – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ono Surono menegaskan bahwa daerah-daerah yang memiliki IPM Rendah sangat rawan akan serangan terorisme dan radikalisme.

Ia meminta agar semua stakeholder dan masyarakat bersatu untuk memerangi segala bentuk gerakan yang mengancam perpecahan bangsa.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI) di aula kantor DPC PDI Perjuangan kabupaten Indramayu Jawa Barat, Jumat (29/11/2019).

“Daerah yang memiliki IPM Rendah sangat rawan terserang gerakan terorisme dan radikalisme,” ujar Ono Surono.

Ono meminta agar semua stakeholder, baik pemerintah, partai politik, maupun tokoh-tokoh masyarakat untuk bersatu saling mendukung dalam rangka melawan adanya gerakan terorisme dan radikalisme.

“Saat ini pemerintah akan banyak program-program untuk melawan gerakan-gerakan tersebut. Sehingga nanti diharapkan program tersebut dapat membuka pandangan-pandangan masyarakat soal cara dan modus gerakan terorisme dan radikalisme masuk ke masyarakat, khususnya untuk daerah-daerah miskin dan berpendidikan rendah, seperti di Indramayu,” jelas Ono.

Baca Juga :  Ketua Komisi X DPR-RI, Syaiful Huda : Pemkab Bekasi Responsif Tangani Isu Bullying

Oleh karenanya Ono mengajak kepada semuanya agar mendekati para tokoh agama di desa-desa, pesantren-pesantren, dan kelompok-kelompok lainnya.

“Kita harus menggandeng para tokoh agama dan pesantren-pesantren,” jelasnya.

Baca Juga :  4 Pejabat Masuk Masa Purnabhakti, Walikota Berikan Apresiasi

Sementara ketua DPC PDI Perjuangan Indramayu, H Sirojudin yang juga jadir dalam kegiatan teraebut mengatakan bahwa pihaknya melalui struktur partai sampai tingkat desa berkomitmen akan terus mengawal dan menghalau adanya gerakan terorisme dan radikalisme yang ada di Indramayu.

“Kami akan berkomitmen untuk mengawasi adanya gerakan terorisme dan radikalisme di Indramayu. Kami juga akan terus melakukan pendekatan dengan tokoh-tokoh agama setempat,” tandasnya.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
PDIP Bekasi Panas! Ono Surono Minta Mesin Partai Bergerak Total Jelang 2029
Nawal Husni Resmi Pimpin PPP Kota Bekasi, Target Menang Besar 2029
Panas! Muscab PPP Kota Bekasi Disebut Ilegal, Nama Nawal Husni Disorot
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:00 WIB

PDIP Bekasi Panas! Ono Surono Minta Mesin Partai Bergerak Total Jelang 2029

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:38 WIB

Nawal Husni Resmi Pimpin PPP Kota Bekasi, Target Menang Besar 2029

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:33 WIB

Panas! Muscab PPP Kota Bekasi Disebut Ilegal, Nama Nawal Husni Disorot

Berita Terbaru