Nina Yuningsih: Penyandang Disabilitas Harus menggunakan Hak Pilih dengan Baik

- Redaksi

Sabtu, 20 Januari 2018 - 11:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bandung – Komisioner KPU Jawa Barat, Nina Yuningsih menegaskan tidak ada perbedaan hak dipilih dan memilih antara penyandang disabilitas dengan nonpenyandang disabilitas. Oleh karena itu para penyandang disabilitas harus menggunakan hak pilih dengan baik, dimulai dengan mempelajari dan mengenali calon gubernur atau calon bupati dan walikota.

Menurutnya, para penyandang disabilitas jangan seperti membeli kucing dalam karung, atau memilih tanpa perhitungan. “Telaah dulu calon yang akan dipilih,” kata Nina di hadapan peserta sosialisasi Pilgub Jabar untuk keluarga besar HWDI (Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia) Jawa Barat di Hotel Cipanas Indah Garut, dalam siaran pernya kepada BeritaBandung, Jumat(19/1/2018).

Baca Juga :  Heri-Gus Shol : Kartu Beresin Bekasi Sentuh Sektor Ekonomi dan Kesehatan

Hal senada juga diingatkan Komisioner KPU Jabar lainnya, Agus Rustandi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Agus, para pemilih harus meneliti visi misi, rekam jejak, dan profil calon. “Jadilah pemilih cerdas dan berkualitas agar menghasilkan pemimpin yang berkualitas pula,” katanya.

Baca Juga :  DPRD Bekasi Sidak RS Kartika Husada: PHK Massal & Dugaan Kecurangan Manajemen Terkuak

Agus juga menegaskan, kelompok kepentingan seperti HWDI berkontribusi besar terhadap sukses pilgub. “Keberhasilan penyelenggaraan pilgub bukan ditentukan KPU, tetapi dipengaruhi banyak faktor dan salah satunya partisipasi masyarakat,” sebutnya seraya mengingatkan agar keluarga besar HWDI menghindari money politics, karena penerima dan pemberi sama-sama bakal dikenai sanksi kurungan penjara atau denda.

Sementara itu, Komisioner KPUD Kabupaten Garut, Lia Juliasih, yang menjadi narasumber ketiga, mengenalkan profil bapaslon yang tampil dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Garut.

Baca Juga :  Camat Encun Hadiri Rapat  Pleno Rekapitulasi, Ketua PPK Cibitung : Aman, Sukses dan Kondusif

Sebelumnya, Ketua HWDI Jabar, Tini Kustini menyebut kegiatan sosialisasi diharapkan meningkatkan partisipasi pemilih di kalangan disabilitas perempuan. “Amati semua calon, visi misinya, dan komitmen memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas,” sebutnya.

Kegiatan sosialisasi dihadiri pengurus DPC HWDI kabupaten/kota se-Jawa Barat dan dihibur tarian tradisional Jaipongan oleh penyandang disabilitas, Indah Nursolihah. (Tin/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Aqua Yoga, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat
Resmi! Mendagri Sahkan Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi
2.200 Sambungan Air Bermasalah, DPRD Dorong Suzuki Turun Tangan
IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi
Pasokan Air Bersih Babelan Masih Bergantung pada Kota Bekasi, Ini Penjelasan Tirta Bhagasasi
Pajak Air Cuma Rp187 Juta Setahun, DPRD Pertanyakan Pengawasan
Pemkab Bekasi Evaluasi Penyerapan Anggaran Perubahan APBD 2026
Parkir Pegawai Dipindah, Pemkot Bekasi Bidik Kantor Lebih Hijau dan Tertata
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:33 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Aqua Yoga, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Resmi! Mendagri Sahkan Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:17 WIB

2.200 Sambungan Air Bermasalah, DPRD Dorong Suzuki Turun Tangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:10 WIB

IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Pasokan Air Bersih Babelan Masih Bergantung pada Kota Bekasi, Ini Penjelasan Tirta Bhagasasi

Berita Terbaru