RJN, Tekonologi – Printer Laser saat ini mulai marak di pasaran dan Pengguna Printer Laser saat ini juga terus meningkat. Alasan Meningkatnya Pengguna Printer Laser salah satunya karena harga yang terjangkau pada kategori entry level. Pengguna printer laser mulai dari kantor hingga pelaku usaha kecil. Namun salah satu kendala bagi para pengguna printer laserjet yaitu cartridge toner yang mahal.
Harga cartridge toner saat ini berada di kisaran 500 ribu ke atas dan hal ini cukup membuat kita merogoh kantong cukup dalam. Belum lagi jika ternyata cartridge toner yang konsumen beli bukan produk asli.
Dengan harga yang cukup tinggi banyak juga beredar di pasaran cartridge toner dengan merk yang sama dan harga yang lebih murah. Tetapi setelah dicek ternyata produk tersebut termasuk kategori barang asli tapi palsu alias dengan menggunakan merk yang sama tapi tidak orginal (direfill). Hal ini banyak membuat para konsumen bingung untuk mendeteksi cartridge toner asli atau palsu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu konsumen dari perusahaan swasta di jakarta yang menggunakan Printer laser, Tina mengatakan cukup kesulitan untuk membedakan cartridge toner asli atau palsu.
“Pertama saya beli langsung cartridge toner dengan harga yang lumayan mahal, setelah habis saya coba mencari di toko online dengan merk yang sama harga jauh lebih murah namun setelah pemakaian hasilnya tidak bagus,” Ujar Tina (5/7).
Tina juga menambahkan setelah pemakaian cartridge yang lebih murah, printer laser yang digunakan sering mengalami eror.
“Pengalaman saya itu menimbulkan kekhawtiran saya akan ke originalan cartridge toner yang saya beli, sudah cukup menguras kantong ternyata tidak original atau palsu dan lebih-lebih membuat printer rusak,” kata Tina.
Cartridge toner palsu ini juga banyak di temukan di pasaran. Cartridge Toner palsu yang secara sekilas sama persis (hampir 99% kemiripan dengan cartridge toner asli) beredar di pasaran dan banyak membuat konsumen tertipu.
(*)
























