Mensos RI Hadir di Kota Bekasi Acara Penyaluran Bansos Non Tunai Program PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai

- Redaksi

Selasa, 19 Februari 2019 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Bertempat di Graha Girsang, Bekasi Selatan, Menteri Sosial Republik Indonesia, Dr. Agus Guniwang Kartasasmita hadir di Kota Bekasi dalam acara Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai (BNT) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Bekasi pada Selasa (19/2/2019).

Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi mendampingi Menteri Sosial RI dan juga hadir Direktorat Jenderal Fakir dan Miskin Kementerian Sosial Republik Indonesia serta dari Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi memaparkan mengenai program yang diberikan oleh Kementerian Sosial berupa bantuan non tunai, maka program tersebut harus disyukuri untuk para warga khususnya di Kota Bekasi, membantu dari aspek kesosialisasian bagi para penerima bantuan, terkhusus di Kota Bekasi, dari Pemerintah Kota Bekasi memberikan jaminan kesehatan bagi warga Kota Bekasi berupa Kartu Sehat Berbasis NIK.

Baca Juga :  Tri Adhianto Hadiri Acara Santunan Akbar

” Tidak menutup kemungkinan akan juga ada bantuan dana sosial dari Pemerintah Kota Bekasi melalui Kartu Berbasis NIK, karena di dalamnya selain dari segi kesehatan, pendidikan, disana juga ada bantuan dana sosial” ucap Rahmat Effendi.

Menurut data yang di dapat, bantuan komponen yaitu ibu hamil/balita bantuannya sebesar Rp 2,4 juta, SD Rp 900.000, SMP Rp 1,5 juta, SMA Rp 2 juta, disabilitas berat 2,4 juta dan lansia (usia 60 tahun ke atas) Rp 2,4 juta. Bantuan ini diberikan kepada pihak yang berhak dengan maksimal empat orang dalam satu Kartu Keluarga.

Agus Harfa selaku Sekretaris Dinas Sosial Kota Bekasi mengklarifikasi, pada tahun 2018 pemerintah pusat telah mengalokasikan bantuan PKH hingga Rp 53 miliar lebih. Bantuan itu diberikan secara empat tahap selama setahun dengan total nilai Rp 1.889.000 setiap KK. Untuk triwulan per pertama, kedua dan ketiga nilai bantuan yang disalurkan sebesar Rp 500.000. Sedangkan triwulan keempat sebesar Rp 389.000, sehingga total yang diterima setiap KK sebesar Rp 1.889.000 KK dalam setahun.

Baca Juga :  Pejabat Eselon 3 dan 4 Tandatangani 5 Dokumen Ini

Data juga didapat dari Dinas Sosial Kota Bekasi untuk bantuan PKH Kota Bekasi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, diantara nya, 

  • 2012 diberikan kepada 7.8345 KPM senilai Rp 2.593.100.000
  • 2013 diberikan kepada 9.827 KPM senilai Rp 16.368.635.000
  • 2014 diberikan kepada 9.270 KPM senilai Rp 15.840.519.500
  • 2015 diberikan kepada 19.086 KPM senilai Rp 21.937.585.000
  • 2016 diberikan kepada 24.694 KPM senilai Rp 38.083.252.437
  • 2017 diberikan kepada 24.326 KPM senilai Rp 36.548.000.000
  • 2018 diberikan kepada 38.091 KPM senilai Rp 53.160.160.000
Baca Juga :  Pemkab Bekasi Pecahkan Rekor MURI Penanggulangan Bencana

Agus Gumiwang mengatakan bahwa program ini adalah kebijakan dari Presiden Republik Indonesia mengenai rakyat nya yang membutuhkan bantuan non tunai dan tergabung dalam Program Keluarga Harapan, dirinya mengharapkan bahwa bantuan tersebut sampai pada penerima yang benar benar sesuai target karena telah terverifikasi dan terdata oleh para pengawas dari PKH di wilayah masing masing. 

Acara juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan langsung dari para penerima penghargaan, dari anggota PKH yang berjualan Gado Gado online, Es campur dan lainnya, juga para siswa siswi berprestasi dari peraih lomba terbaik diantaranya Karate, Pencak Silat dan Seni Tari.(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal
1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa
Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar
Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Enam Hari Aniaya dan Sekap Kekasih, Pria di Bekasi Ditangkap Saat Kabur ke Matraman

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:30 WIB

1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:33 WIB

Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:45 WIB

Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Berita Terbaru

Tampak gedung XLSMART Tower di Jakarta. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk resmi ditetapkan sebagai salah satu pemenang seleksi pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz Tahun 2026, yang akan dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan layanan 4G, mempercepat pengembangan 5G, serta meningkatkan kualitas konektivitas digital di Indonesia. Foto: Dok. XLSMART.

Bisnis

XLSMART Resmi Raih Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz

Kamis, 23 Jul 2026 - 07:03 WIB